Jombang Mencekam! Ratusan Oknum Pesilat Konvoi Bawa Parang dan Serang Warga
JOMBANG, iNews.id – Aksi anarkistis dilakukan ratusan oknum anggota salah satu perguruan silat di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (6/4/2026). Massa yang melakukan konvoi nekat menyerang warga dan menakut-nakuti pengguna jalan menggunakan senjata tajam jenis parang.
Akibat aksi brutal ini, bentrokan pecah di dua titik berbeda, yakni di wilayah Kecamatan Tembelang dan Kecamatan Diwek.
Berdasarkan laporan di lapangan, ratusan oknum pesilat ini memenuhi badan jalan di ruas penghubung Kabupaten Jombang dan Lamongan. Tak hanya mengibarkan bendera atribut perguruan, sebagian dari mereka secara terang-terangan menghunuskan parang untuk mengintimidasi pengendara yang melintas.
Ulah meresahkan ini memicu kemarahan warga setempat. Di dua lokasi bentrokan, warga yang geram berusaha menghadang massa konvoi guna melindungi lingkungan mereka dari aksi perusakan dan penyerangan.
Bentrokan fisik yang tak terhindarkan tersebut mengakibatkan jatuhnya korban. Satu orang warga sipil dan satu orang peserta konvoi dilaporkan mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Guna mencegah kerusuhan meluas, personel Polres Jombang langsung diterjunkan ke lokasi untuk membubarkan massa. Polisi sempat melakukan aksi kejar-kejaran dengan para pelaku konvoi yang berusaha melarikan diri ke gang-gang permukiman.
Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander menegaskan, tidak akan menoleransi segala bentuk aksi premanisme berkedok perguruan silat. Saat ini, tim Satreskrim telah mengidentifikasi puluhan pelaku yang diduga menjadi otak kericuhan.
"Total ada sekitar 30 nama pelaku konvoi dan pembuat onar yang identitasnya sudah kami kantongi. Saat ini mereka sedang dalam pengejaran intensif oleh tim di lapangan," kata AKP Dimas Robin, Senin (6/4/2026).
Pihak kepolisian memastikan akan menangkap para pelaku satu per satu untuk diproses secara hukum. Jika terbukti melakukan penganiayaan atau membawa senjata tajam, mereka terancam dijerat pasal berlapis sesuai hukum yang berlaku. Hingga berita ini diturunkan, situasi di jalur Jombang-Lamongan telah berangsur kondusif dengan penjagaan ketat dari aparat kepolisian.










