Geger! Pria di Muna Nekat Panjat Tower 70 Meter Sambil Pesta Miras, Evakuasi 3 Jam
MUNA, iNews.id – Aksi nekat seorang pria berinisial LG (40) membuat geger warga Desa Labone, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Pria tersebut dengan santainya memanjat tower telekomunikasi setinggi 70 meter hanya untuk duduk di puncaknya sambil mengonsumsi minuman keras (miras).
Peristiwa yang terjadi pada Senin (6/4/2026) menjelang waktu Magrib ini sontak mengundang kerumunan warga yang khawatir akan keselamatan pria tersebut.
Menurut keterangan saksi mata, LG terlihat memanjat tower tua milik Dinas Kominfo Kabupaten Muna saat hari mulai gelap. Bukannya berniat mengakhiri hidup, LG justru terlihat asyik duduk di ketinggian sambil menenggak miras yang dibawanya.
Warga yang melihat aksi tersebut berulang kali berteriak meminta LG untuk turun, namun teriakan itu sama sekali tidak dihiraukan. LG tetap bertahan di puncak tower yang kondisinya sudah mulai berkarat dan rusak termakan usia.
"Pria itu sudah di atas sejak Magrib. Warga heboh karena dia terlihat santai sekali duduk di atas sana sambil minum (miras)," ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.
Setelah hampir tiga jam berada di ketinggian yang membahayakan nyawa, LG akhirnya luluh. Ia memutuskan turun dengan sendirinya setelah salah satu kerabatnya datang dan membujuknya dari bawah.
Begitu sampai di bawah, LG berada dalam kondisi mabuk berat. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, aksi nekat LG ini ternyata bukan yang pertama kali. Ia diketahui mengidap gangguan jiwa, yang membuatnya kerap melakukan tindakan di luar nalar.
Camat Lasalepa, Asgar Ariyanto, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut bahwa evakuasi berlangsung dramatis karena kondisi pelaku yang tidak stabil.
Kejadian berulang ini memicu keresahan mendalam bagi warga Desa Labone. Warga khawatir jika tower tersebut terus dibiarkan, akan ada korban jiwa di kemudian hari, baik karena aksi nekat serupa maupun karena kondisi material tower yang sudah rapuh.
Warga mendesak Dinas Kominfo Kabupaten Muna untuk segera membongkar tower tua tersebut agar tidak lagi disalahgunakan atau roboh menimpa permukiman.










