Harga Kedelai Impor Melejit Imbas Perang AS-Iran, Perajin Tahu di Tegal Menjerit

Harga Kedelai Impor Melejit Imbas Perang AS-Iran, Perajin Tahu di Tegal Menjerit

Nasional | inews | Jum'at, 3 April 2026 - 03:41
share

TEGAL, iNews.id – Kalangan perajin tahu di Kota Tegal mengeluhkan naiknya harga kedelai impor asal Amerika Serikat sebagai dampak langsung dari perang di Timur Tengah.

Kondisi ini memaksa para pelaku usaha kecil untuk memutar otak agar tidak gulung tikar. Salah satu strategi pahit yang harus diambil adalah dengan memangkas ukuran tahu demi menekan biaya produksi yang kian membengkak.

Para perajin tahu di wilayah Kota dan Kabupaten Tegal mengaku tidak punya pilihan lain. Berbeda dengan tempe yang bahan bakunya masih bisa disiasati atau dicampur, tahu murni mengandalkan sari pati kedelai yang direbus dan digiling. 

"Kalau ukuran tidak dikurangi, kami rugi bandar. Mau menaikkan harga jual ke pasar juga susah, pembeli pasti protes. Jadi terpaksa ukurannya diperkecil sedikit," ujar Budiyanto, salah seorang perajin tahu di Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kamis (2/4/2026). 

Budiyanto mengungkapkan, kenaikan harga kedelai impor ini terjadi cukup signifikan dalam waktu singkat. Sebelumnya, kedelai asal Negeri Paman Sam tersebut dibanderol seharga Rp8.600 per kilogram, namun kini melonjak tajam hingga menyentuh angka Rp10.100 per kilogram. 

Kenaikan harga ini diprediksi masih akan terus berlanjut mengingat situasi peperangan di Timur Tengah yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Hal ini tentu menjadi ancaman nyata bagi kelangsungan usaha mikro di daerah.

Ketergantungan perajin lokal terhadap kedelai impor membuat mereka sangat rentan terhadap gejolak politik internasional. Jika harga bahan baku utama ini terus merangkak naik, dikhawatirkan banyak perajin yang tidak sanggup lagi berproduksi. 

Para perajin di Tegal sangat berharap konflik di Timur Tengah segera berakhir agar jalur distribusi dan harga komoditas global kembali stabil. Mereka juga meminta pemerintah segera turun tangan memberikan solusi atau subsidi agar usaha rakyat ini tetap bisa bertahan di tengah badai krisis global.

Topik Menarik