Kenapa Pemain Timnas Spanyol Tidak Pernah Bernyanyi Lagu Kebangsaan? Ini Alasannya
MADRID, iNews.id – Pemain Timnas Spanyol tidak pernah bernyanyi saat lagu kebangsaan dimainkan. Rahasianya terletak pada sejarah dan uniknya La Marcha Real, lagu kebangsaan Spanyol tanpa lirik.
Spanyol, salah satu tim paling ikonik di dunia, dikenal dengan seragam merah dan gaya permainan indah yang selalu menjadi sorotan setiap turnamen FIFA. Kemenangan mereka atas Inggris di Euro 2024 menegaskan status La Roja sebagai salah satu favorit juara Piala Dunia musim panas ini.
Namun, observasi menarik muncul saat anthem dimainkan: pemain, staf, dan bahkan suporter Spanyol tidak pernah menyanyikan lagu tersebut. Fenomena ini terkait langsung dengan sejarah panjang La Marcha Real.
Sejarah La Marcha Real
Lagu kebangsaan Spanyol ini awalnya merupakan march militer yang dikomposisikan pada 1761 oleh Manuel de Espinosa. Lagu ini resmi menjadi state anthem pada 1770, lalu diangkat menjadi lagu kebangsaan pada masa pemerintahan Ratu Isabella II antara 1833 hingga 1868.
FPTI Apresiasi Bantuan Kemenpora RI Tangani Kasus Pelecehan Seksual terhadap Atlet Panjat Tebing
Pada era diktator Jenderal Francisco Franco, lirik resmi ditambahkan dan disetujui oleh Franco. Namun, setelah kekuasaannya berakhir, lirik tersebut dihapus karena dianggap terkait dengan rezim diktatorialnya.
Sejumlah upaya mempertimbangkan lirik baru pernah muncul, tapi mengingat keragaman budaya dan etnis di Spanyol, tidak ada lirik yang diadopsi agar tidak menyinggung kelompok mana pun.
Akibatnya, La Marcha Real menjadi salah satu dari sedikit lagu kebangsaan di dunia—bersama Bosnia, Kosovo, dan San Marino—yang tidak memiliki kata-kata sama sekali.
Saat Euro 2024, Spanyol menjuarai turnamen tanpa menyanyikan anthem mereka. Hal serupa akan terjadi di Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko: La Roja akan mendengar musik anthem, tapi tidak bernyanyi.
Sebelumnya, lirik lagu kebangsaan Spanyol ditulis oleh penyair José María Pemán selama masa Franco, namun dihapus setelah berakhirnya rezim tersebut. Kini, La Marcha Real tetap menjadi simbol nasional tanpa kata-kata, membiarkan musik murni yang mewakili semangat Spanyol.
Dengan sejarah unik ini, setiap penampilan La Roja di panggung dunia selalu diiringi musik anthem yang megah tanpa lirik, menunjukkan bagaimana identitas nasional bisa diekspresikan tanpa kata-kata namun tetap penuh makna.










