Kapolri Pimpin Apel Ojol-Buruh di Sumsel: Jaga Persatuan, Jangan Mudah Terprovokasi!

Kapolri Pimpin Apel Ojol-Buruh di Sumsel: Jaga Persatuan, Jangan Mudah Terprovokasi!

Terkini | inews | Minggu, 8 Maret 2026 - 11:37
share

JAKARTA, iNews.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin apel ojek online (ojol) dan buruh bertajuk Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3/2026). Dalam kesempatan itu, Kapolri menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan demi stabilitas nasional.

Sigit menyinggung dinamika global yang saat ini terus memanas. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memberikan dampak terhadap situasi dalam negeri sehingga seluruh elemen masyarakat perlu bersatu.

"Oleh karena itu, dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional," kata Sigit di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Sumsel, Minggu (8/3/2026).

Sigit menegaskan, buruh dan pengemudi ojol memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. Buruh disebut sebagai penggerak utama roda produksi yang menopang aktivitas industri dan pembangunan ekonomi.

"Sementara itu, pengemudi ojek online berperan sebagai penghubung antara UMKM dan konsumen, sehingga mendorong perputaran ekonomi, khususnya pada sektor menengah ke bawah," ujar Sigit.

Lebih lanjut, Sigit menjelaskan pemerintah terus fokus meningkatkan kesejahteraan buruh. Upaya tersebut antara lain melalui penyesuaian Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026, penguatan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, serta memastikan manfaat jaminan kecelakaan kerja dapat diakses secara optimal.

Polri juga disebut turut mendukung pelayanan kesehatan bagi buruh dan pengemudi ojol melalui akses layanan di Rumah Sakit Bhayangkara. Selain itu, Polri terus memperkuat Desk Ketenagakerjaan hingga tingkat Polda dan Polres.

"Sehingga permasalahan hubungan industrial dan ketenagakerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat," ucap Sigit.

Di sisi lain, untuk meningkatkan perlindungan terhadap pengemudi ojol dari tindak kejahatan jalanan, Kapolri menginstruksikan jajaran Kapolda menyiapkan aplikasi panic button.

"Selanjutnya, dalam rangka melindungi ojek online yang potensial menjadi korban curas (begal). Saya meminta Kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button untuk melindungi dan menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan," kata Sigit.

Topik Menarik