Iran Bantah Khamenei Tewas: Perang Psikologi oleh Musuh!

Iran Bantah Khamenei Tewas: Perang Psikologi oleh Musuh!

Berita Utama | inews | Minggu, 1 Maret 2026 - 08:04
share

TEHERAN, iNews.id - Iran membantah pernyataan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan pada Sabtu (28/2/2026).

Al Jazeera melaporkan, mengutip beberapa sumber pejabat Iran, Khamenei serta beberapa pejabat tinggi lain, seperti Presiden Masoud Pezeshkian dan ketua parlemen masih hidup.

Kepala humas Kantor Pemimpin Tertinggi Iran juga mengunggah pesan di media sosial, laporan-laporan soal kematian Khamenei merupakan bagian dari "perang psikologis" yang dilakukan oleh musuh-musuh.

Sebelum pernyataan Netanyahu dan Trump keluar, Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan kepada NBC, Khamenei dan Pezeshkian lolos upaya pembunuhan AS dan Israel. Selain itu Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi juga masih hidup. 

Meski demikian Araghchi tak menampik beberapa komandan senior militer tewas, tanpa memberikan penjelasan rinci.

Kantor berita yang berafiliasi dengan pemerintah juga membantah laporan tersebut, menegaskan Khamenei masih kokoh dan memegang kendali penuh. 

Belum cukup, setidaknya dua anggota parlemen Iran secara terbuka membantah klaim Netanyahu dan Trump. Secara keseluruhan, pernyataan-pernyataan ini sangat bertentangan dengan apa yang kami dengar dari Washington.

Serangan gabungan AS-Israel ke jantung Kota Teheran menargetkan lingkungan Pasteur, kompelks perkantoran pemimpin tertinggi dan presiden berada. Di kompleks tersebut juga ada beberapa markas militer dan kampus.

Topik Menarik