Israel Terus Bombardir Iran, Putri hingga Cucu Khamenei Dilaporkan Tewas

Israel Terus Bombardir Iran, Putri hingga Cucu Khamenei Dilaporkan Tewas

Berita Utama | inews | Minggu, 1 Maret 2026 - 07:53
share

JAKARTA, iNews.id - Militer Israel terus melancarkan serangan ke Iran, Minggu (1/3/2026). Serangan itu dilaporkan menewaskan putri, menantu, dan cucu Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Kantor berita Fars yang terafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) melaporkan putri, menantu, dan cucu Khamenei tewas dalam serangan tersebut. Kabar ini mencuat setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Israel mengklaim Khamenei tewas akibat serangan itu.

Trump sebelumnya mengumumkan serangan besar yang dilancarkan oleh Israel dan AS menewaskan Khamenei. Pengumuman itu disampaikan Trump lewat media sosial Truth Social, Minggu (1/3/2026).

"Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah meninggal," ujar Trump, dikutip dari Al Jazeera.

Sementara itu dalam pidato yang disiarkan secara nasional di televisi, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan ada "tanda-tanda yang semakin kuat" bahwa Khamenei yang berusia 86 tahun telah tewas ketika Israel menyerang kompleks kediamannya pada Sabtu pagi. 

Tak lama setelah pidato tersebut, dua pejabat Israel mengatakan Israel telah mengonfirmasi kematiannya. Kedua pejabat tersebut berbicara dengan syarat anonimitas sambil menunggu pengumuman resmi dan tidak memberikan detail lebih lanjut.

Saat laporan tentang kematian tersebut mulai tersebar, saksi mata di Teheran mengatakan kepada AP beberapa penduduk bersukacita, meniup peluit dan bersorak gembira.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi sebelumnya memastikan Presiden Masoud Pezeshkian dan Khamenei selamat dari serangan gabungan AS-Israel, Sabtu (28/2/2026). AS dan Israel melancarkan serangan ke kompleks yang menjadi kantor Khamenei serta beberapa lokasi lain.

"Semua pejabat tinggi selamat," kata Araghchi kepada stasiun televisi AS, NBC, merujuk pada Pezeshkian dan Khamenei.

Dia menegaskan, Iran mampu memberi pelajaran kepada para agresor AS dan Israel. Militernya mungkin telah kehilangan beberapa komandan akibat serangan AS dan Israel, tetapi dia menegaskan hal itu bukan masalah besar.

Adapun Menteri Pertahanan Iran Amir Nasirzadeh dan Komandan IRGC Mohammad Pakpour dilaporkan tewas dalam serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke sejumlah lokasi di Iran, Sabtu (28/2/2026). 

Kematian dua pejabat Iran tersebut dilaporkan Reuters, mengutip dua sumber yang mengetahui operasi militer Israel serta seorang pejabat regional. Hingga kini, kabar itu belum dapat diverifikasi secara independen.

Topik Menarik