Hujan 2 Hari di Bondowoso Picu Longsor, 2 Rumah Rusak dan Akses Jalan Tertutup
BONDOWOSO, iNews.id - Hujan deras dengan intensitas tinggi yang terus mengguyur wilayah Bondowoso, Jawa Timur selama dua hari terakhir memicu bencana longsor di sejumlah titik. Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa.
Curah hujan yang tinggi juga menyebabkan debit air di sepanjang aliran Sungai Sampean Baru mengalami kenaikan, mulai dari Kecamatan Binakal hingga Kecamatan Tapen.
Meski terjadi peningkatan debit air, kondisi tersebut dilaporkan belum berdampak langsung terhadap permukiman warga di sekitar aliran sungai.
Namun, intensitas hujan justru memicu longsor di dua lokasi berbeda. Longsor pertama terjadi di Desa Purnama, Kecamatan Tegalampel, yang menimpa dua rumah warga.
Material tanah dan batu menghantam bangunan hingga menyebabkan kerusakan pada bagian rumah. Meski demikian, seluruh penghuni rumah dilaporkan selamat.
Longsor kedua terjadi di Desa Kaligedang, Kecamatan Ijen. Material longsor menutup akses utama warga sehingga tidak dapat dilalui kendaraan. Warga setempat secara swadaya membersihkan timbunan tanah menggunakan peralatan seadanya agar jalan dapat kembali digunakan.
Kepala Bidang Rehabilitasi, Rekonstruksi dan Logistik BPBD Bondowoso, Tugas Rizki Bahana menyampaikan bahwa terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan bencana.
"Bencana di Bondowoso selain banjir, angin kencang, tanah longsor," ujar Rizki.
Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.










