Wabah TBC Menyebar di Seluruh Malaysia, Masyarakat Disarankan Pakai Masker Lagi!

Wabah TBC Menyebar di Seluruh Malaysia, Masyarakat Disarankan Pakai Masker Lagi!

Gaya Hidup | inews | Selasa, 17 Februari 2026 - 09:09
share

KUALA LUMPUR, iNews.id – Wabah tuberkulosis (TBC) dilaporkan menyebar di seluruh wilayah Malaysia. Dalam sepekan terakhir, tercatat 503 kasus baru, sehingga jumlah kumulatif kasus TBC secara nasional mencapai 2.571 kasus.

Kementerian Kesehatan Malaysia pun langsung mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk kembali memperketat protokol kesehatan, termasuk menggunakan masker di tempat umum dan area ramai guna mencegah penularan yang lebih luas.

Masker dan Etika Batuk Jadi Kunci Pencegahan

Dalam pernyataan resminya, otoritas kesehatan menekankan pentingnya penggunaan masker, terutama di ruang tertutup, transportasi publik, serta lokasi dengan kepadatan tinggi.

Selain itu, masyarakat diminta untuk mempraktikkan etika batuk dan bersin yang benar, seperti menutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau lengan bagian dalam. Langkah ini dinilai efektif mengurangi penyebaran droplet yang menjadi media penularan bakteri TBC.

"Langkah-langkah pencegahan meliputi mempraktikkan etika batuk dan bersin yang benar, serta mengenakan masker wajah di tempat ramai," demikian pernyataan resmi Kementerian Kesehatan Malaysia, dikutip dari The Star, Senin (16/2/2026).

Warga Bergejala Diminta Segera Periksa

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala awal TBC. Individu yang mengalami batuk berkepanjangan, demam, kehilangan nafsu makan, hingga penurunan berat badan tanpa sebab jelas diminta segera melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan terdekat.

Deteksi dini menjadi salah satu strategi utama dalam pengendalian wabah. Dengan diagnosis cepat, pasien bisa segera mendapatkan pengobatan sehingga risiko penularan ke orang lain dapat ditekan.

Penyebaran Kasus di Berbagai Wilayah

Kasus TBC tercatat menyebar hampir di seluruh wilayah Malaysia. Sabah menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi, disusul Selangor dan Sarawak. Penyebaran yang merata ini membuat pemerintah meningkatkan kewaspadaan nasional.

Otoritas kesehatan menegaskan bahwa upaya pengendalian wabah tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga kesadaran kolektif masyarakat. Menggunakan masker, menjaga etika batuk, serta segera memeriksakan diri saat muncul gejala disebut sebagai bentuk tanggung jawab sosial untuk melindungi keluarga dan komunitas dari risiko penularan.

Dengan lonjakan kasus ini, Malaysia kini kembali memperkuat kampanye kesehatan publik demi mencegah wabah TBC berkembang lebih luas.

Topik Menarik