Terungkap! IRT Pelempar Bom Molotov di Makassar Nyaris Bawa Emas Senilai Rp1 Miliar Lebih

Terungkap! IRT Pelempar Bom Molotov di Makassar Nyaris Bawa Emas Senilai Rp1 Miliar Lebih

Nasional | inews | Jum'at, 13 Februari 2026 - 20:47
share

MAKASSAR, iNews.id - Polisi mengungkap kasus pelemparan bom molotov di toko emas Jalan Somba Opu, Kelurahan Bulo Gading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Kamis (12/2/2026). Pelaku diduga hendak melakukan pencurian dengan menciptakan kepanikan.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana mengatakan, pelaku menggunakan bom molotov rakitan dari botol air mineral. Botol tersebut diisi bahan bakar minyak, dibakar lalu dilempar ke arah toko emas.

“Jadi tadi siang itu ada kejadian seorang pelaku ingin melakukan pencurian di toko emas di Somba Opu dengan menggunakan bom molotov dari botol air mineral,” ujar Arya Perdana dikutip dari iNews Celebes, Jumat (13/2/2025).

Menurut dia, aksi tersebut bertujuan membuat suasana panik agar pelaku bisa mengambil emas di dalam toko.

“Tujuannya bisa mengambil emas yang ada di sana dan memang tadi terlihat barang bukti cukup banyak," katanya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku diketahui seorang perempuan atau ibu rumah tangga (IRT) berinisial S yang berusia di atas 40 tahun. Polisi menduga motif aksi nekat itu karena pelaku terdesak masalah utang.

“Pelaku perempuan, inisial S. Setelah kita dalami, dia nekat karena terdesak utang. Ini pelaku tunggal,” ucapnya.

Arya menyebut, di lokasi terdapat perhiasan dengan nilai ditaksir lebih dari Rp1 miliar. Namun, pelaku belum sempat membawa kabur emas tersebut.

“Barang bukti cukup banyak, nilainya di atas 1 miliar, sudah sempat mau diambil begitu dan akhirnya bisa kita amankan, tidak ada perhiasan yang sempat dibawa,” ujarnya.

Sisa bom molotov yang terbakar telah diamankan sebagai barang bukti. Sementara perhiasan yang sempat terdampak langsung dikembalikan kepada pihak toko emas.

Polisi memastikan pelaku ditangkap kurang dari satu jam setelah kejadian. Penangkapan dilakukan berkat laporan cepat masyarakat dan beredarnya video di lokasi.

“Kurang dari satu jam kita sudah di lokasi. Masyarakat juga membantu mengamankan pelaku. Tidak ada aksi main hakim sendiri,” kata Arya.

Saat ini, penyidik masih mendalami apakah pelaku menggunakan kendaraan saat datang ke lokasi. Namun, hasil sementara menunjukkan pelaku diduga datang seorang diri dalam aksi teror bom molotov di toko emas Makassar tersebut.

Topik Menarik