Tanah Bergerak di Semarang, 15 Rumah Rusak 3 Rata dengan Tanah

Tanah Bergerak di Semarang, 15 Rumah Rusak 3 Rata dengan Tanah

Nasional | inews | Rabu, 11 Februari 2026 - 18:04
share

SEMARANG, iNews.id - Fenomena tanah bergerak yang sebelumnya terjadi di Tegal kini meluas ke Kota Semarang, Jawa Tengah. Tepatnya di Kampung Sekip, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, pergerakan tanah semakin parah dalam sepekan terakhir. 

Tiga rumah roboh rata dengan tanah, sementara 15 rumah lainnya retak, miring dan bergeser. Akibat kondisi ini, ratusan jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.  

Ketua RT setempat, Muklisin mengatakan bahwa pergerakan tanah terjadi perlahan namun terus meluas. Rumah-rumah yang tadinya sejajar kini tampak tidak rata, sebagian ambles hingga beberapa meter. 

Retakan tanah memanjang, melengkung, bahkan membentuk patahan terbuka yang menganga. Kondisi ini membuat bangunan kayu milik warga semakin rentan.  

"Tanahnya bergerak, jadi rumahnya bergeser dua meter. Sudah tiga yang roboh yang terdampak ada 15 KK," kata Muklisin di lokasi. 

Puncak kerusakan terjadi pada Selasa (10/2/2026) ketika rumah milik Supriyadi roboh. Tak jauh dari lokasi itu, rumah milik Sri Darningsih bergeser hingga dua meter hanya dalam tiga hari. 

Warga mengaku sering mendengar suara pergeseran tanah pada malam hari, dan saat hujan deras, pergerakan semakin cepat.  

Selain rumah warga, infrastruktur kampung juga terdampak. Jalan utama yang menghubungkan Jangli dengan kawasan Undip patah dan ambles, membuat akses warga terputus. Pengendara motor harus ekstra hati-hati, bahkan ada yang menuntun kendaraan karena jalur tidak lagi aman dilalui.  

Menurut data RT, total ada 15 rumah terdampak langsung, dengan 65 KK dari 315 jiwa sebagian besar sudah mengungsi. Sisanya masih bertahan untuk menjaga harta benda. Warga berharap pemerintah segera turun tangan memberikan solusi dan bantuan agar mereka bisa kembali hidup aman.  

"Jalan ada yang ambles, rumah ambles juga," kata Suhardi, warga terdampak. 

Topik Menarik