Organisasi Kerja Sama Islam Tolak Pengakuan Kemerdekaan Somaliland oleh Israel

Organisasi Kerja Sama Islam Tolak Pengakuan Kemerdekaan Somaliland oleh Israel

Terkini | inews | Minggu, 11 Januari 2026 - 13:26
share

JEDDAH, iNews.id - Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menolak pengakuan Israel atas kemerdekaan dan kedaulatan Somaliland, wilayah yang memisahkan diri dari Somalia. Keputusan itu diambil dalam pertemuan darurat Dewan Menteri Luar Negeri (Menlu) OKI ke-22 yang digelar di Sekretariat Jenderal OKI di Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (10/1/2026). 

Sekjen OKI Hissein Taha, dalam pidatonya, mengatakan perkembangan di Somaliland sangat serius karena memengaruhi kedaulatan dan integritas teritorial Somalia.

Langkah Israel yang mengakui kemerdekaan Somaliland merupakan preseden berbahaya, pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, dan ancaman langsung terhadap keamanan dan stabilitas regional.

Dia menegaskan, perlunya kesatuan dan ketegasan sikap dari negara-negara Muslim dalam mendukung Somalia sesuai dengan Piagam OKI, hukum internasional, serta resolusi PBB.

Taha juga membahas perkembangan di Palestina, menyerukan Israel untuk menaati gencatan senjata serta berkomitmen melanjutkan ke tahap kedua yang mengarah pada penghentian permusuhan secara menyeluruh dan permanen serta penarikan pasukan Zionis penuh dari Jalur Gaza.

Selain itu dia menegaskan perlunya mencegah pemindahan warga Gaza, memfasilitasi kepulangan pengungsi, membuka seluruh pintu perbatasan, memastikan pengiriman bantuan kemanusiaan tanpa hambatan, dan mengadakan konferensi internasional di Kairo untuk membahas rekonstruksi Gaza.

Dewan Menlu OKI mengakhiri pertemuan daurat dengan mengadopsi dua resolusi, yakni membahas perkembangan di Somalia dan menegaskan kembali kedaulatan dan integritas wilayahnya serta mengutuk agresi Israel yang berkelanjutan terhadap warga Palestina dan rencananya untuk mencaplok wilayah serta mengusir penduduknya.

Topik Menarik