Indonesia dan Turki Targetkan Nilai Perdagangan Bilateral Capai Rp160 Triliun

Indonesia dan Turki Targetkan Nilai Perdagangan Bilateral Capai Rp160 Triliun

Terkini | idxchannel | Minggu, 11 Januari 2026 - 16:10
share

IDXChannel - Indonesia dan Turki berkomitmen untuk meningkatkan volume perdagangan bilateral hingga USD10 miliar atau sekitar Rp160 triliun per tahun.

Untuk mencapai target tersebut, Indonesia dan Turki sepakat mendorong percepatan penyelesaian preferential tariff agreement (PTA) terbatas sebagai langkah awal menuju comprehensive economic partnership agreement (CEPA) guna meningkatkan nilai perdagangan bilateral. 

Dalam pertemuan 2+2 di Ankara, Turki pada 9 Januari 2026, Turki juga menyatakan kesediaan untuk mendukung program-program prioritas Pemerintah Indonesia, termasuk proyek tiga juta rumah, dan pengembangan ibu kota baru Nusantara.

Pertemuan 2+2 tersebut dihadiri menteri luar negeri dan menteri pertahanan kedua negara.

"Selanjutnya, kedua belah pihak sepakat untuk mendorong sektor swasta mereka untuk berpartisipasi dan meningkatkan kerja sama teknis di bidang digitalisasi, kecerdasan buatan, semikonduktor, teknologi informasi dan komunikasi, kesehatan, energi, transportasi, infrastruktur, konektivitas, dan industri halal," kata kedua pihak dalam deklarasi bersama seusai pertemuan.

Para Menteri juga mendorong Dana Kekayaan Turki (TWF) dan Danantara untuk mengevaluasi kemungkinan kerja sama dan peluang investasi bersama, termasuk pengembangan bersama ekosistem baterai kendaraan listrik, investasi bersama di industri petrokimia, dan kerja sama dalam proyek energi dan pertambangan.

"Para menteri sepakat untuk menjajaki peluang untuk memperbarui Perjanjian Promosi dan Perlindungan Investasi antara kedua negara, yang akan lebih memobilisasi investasi swasta," kata mereka. (Wahyu Dwi Anggoro)

Topik Menarik