Terdakwa Penyebar Meme Kapolri hingga Jokowi Dituntut 1 Tahun 8 Bulan Penjara

Terdakwa Penyebar Meme Kapolri hingga Jokowi Dituntut 1 Tahun 8 Bulan Penjara

Terkini | inews | Jum'at, 9 Januari 2026 - 11:26
share

JAKARTA, iNews.id - Terdakwa pencemaran nama baik Agus Susanto dituntut 1 tahun 8 bulan penjara dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bondowoso, Senin (5/1/2026). Selain itu, dia juga dituntut membayar denda Rp50 juta dengan subsider 6 bula penjara.

Agus Susanto dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja menyerang kehormatan atau nama baik orang lain dalam bentuk Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang dilakukan melalui Sistem Elektronik yang diatur dan diancam pidana dalam Pasal 27 A Jo Pasal 45 ayat (4) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Menjatuhkan Pidana terhadap Terdakwa Agus Susanto dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 8 bulan dikurangi masa penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa dengan perintah agar Terdakwa tetap berada dalam tahanan serta pidana denda sebesar Rp50.000.000," bunyi tuntutan tersebut.

Sebelumnya, Agus Susanto ditangkap terkait video meme AI penangkapan sejumlah tokoh sempat viral di media sosial. Dalam video itu, tampak sejumlah tokoh seperti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Mendagri Tito Karnavian hingga Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) seolah-olah ditangkap polisi.

Video meme ini dilaporkan oleh Presiden Perkumpulan Praktisi Hukum Dan Ahli Hukum Indonesia (Petisi Ahli) Pitra Romadoni Nasution. Wajah Pitra juga turut muncul di video meme tersebut.

Petisi Ahli melaporkan pelaku AS dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/305/VI/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI, tertanggal 30 Juni 2025.

Dalam persidangan sebelumnya, terdakwa AS meminta maaf atas adanya video meme tersebut. Terdakwa mengaku salah.

"Bapak Pitra, saya memohon maaf sebesar-besarnya, saya telah khilaf memposting, video yang sudah viral di TikTok, yang saya posting ulang di Twitter, sekali lagi maaf sebesar-besarnya karena kebodohan saya Pak Pitra," ucap Agus.

Topik Menarik