Cegah Aksi Tawuran, Pramono Resmikan Arena Tinju di Kampung Melayu

Cegah Aksi Tawuran, Pramono Resmikan Arena Tinju di Kampung Melayu

Terkini | idxchannel | Jum'at, 6 November 2026 - 17:24
share

IDXChannel—Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan arena tinju dan Posko Jaga Jakarta di kawasan kolong Flyover Kampung Melayu, Kelurahan Balimester, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (6/11/2026). 

Kedua fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mencegah tawuran melalui pembinaan olahraga bagi generasi muda dan penguatan keamanan lingkungan.

Arena tinju Kampung Melayu merupakan fasilitas kedua yang dikembangkan Pemprov DKI Jakarta setelah arena serupa di kolong Flyover Pasar Rebo. Pembangunan fisiknya berlangsung dari 20 Agustus hingga 23 Oktober 2026 melalui kolaborasi dengan PAM Jaya.

“Arena ring tinju merupakan langkah preventif dalam menangani aksi tawuran dan menjaga ketertiban umum melalui pendekatan kolaboratif berbasis wilayah,” ujar Pramono.

Ia berharap fasilitas tersebut dimanfaatkan oleh pemuda dan komunitas setempat untuk berlatih, mengembangkan bakat, serta meraih prestasi olahraga. Dengan kegiatan yang terarah, para pemuda diharapkan memiliki alternatif positif untuk menghindari keterlibatan dalam tawuran.

Selain arena tinju, Pemprov DKI Jakarta mengalihfungsikan bangunan bekas Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah menjadi Posko Jaga Jakarta. Fasilitas ini digunakan untuk memperkuat koordinasi unsur kewilayahan dalam memantau keamanan, menjaga ketertiban, dan merespons potensi gangguan di lingkungan sekitar.

Menurut Gubernur Pramono, alih fungsi tersebut dimungkinkan setelah volume sampah di lokasi berkurang seiring penerapan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

Pemprov DKI Jakarta juga membentuk satuan tugas tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur untuk memperkuat pencegahan dan penanganan tawuran, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi gangguan keamanan maupun keadaan darurat, termasuk bencana.

“Ini contoh yang baik bagi penanganan di lapangan untuk mengatasi tawuran, mengatasi sampah, dan juga menjaga keamanan yang ada di Jakarta ini,” tegas Gubernur Pramono.

Kehadiran arena tinju mendapat sambutan positif dari pemuda setempat. Salah satunya adalah Muhammad Ilham Shodri (21), pelatih tinju yang berharap fasilitas tersebut dapat menjadi tempat pembinaan sekaligus membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengikuti pertandingan.

“Adanya sarana ini sangat berkontribusi untuk pemuda-pemuda di sini yang tawuran. Jadi, yang tadinya sering tawuran, sekarang kita ingin pemuda-pemuda selanjutnya bisa berprestasi dengan tinju, bukan dengan tawuran,” ujar Ilham.

Ia berharap kegiatan latihan dapat berlangsung secara berkelanjutan sehingga semakin banyak pemuda memiliki wadah untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.

“Saya terima kasih banyak kepada Pemprov DKI yang sudah menyediakan fasilitas bagi kami sebagai pemuda. Kami ingin terus melanjutkan wadah ini agar pemuda-pemuda di bawah kami bisa terus berprestasi melalui pertandingan tinju,” katanya.


(Nadya Kurnia)

Topik Menarik