Pendapatan IRSX Capai Rp346 Miliar, Laba Tumbuh 45 Persen hingga September 2026
IDXChannel - PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp346,43 miliar, melonjak 67,11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp207,30 miliar.
Seiring pertumbuhan pendapatan, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 45,45 persen menjadi Rp34,03 miliar dari Rp23,40 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, laba periode berjalan tercatat Rp33,85 miliar, tumbuh 10,51 persen secara tahunan.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang dikutip Senin (2/11/2026), pertumbuhan pendapatan IRSX ditopang oleh diversifikasi bisnis, terutama pemasaran dan periklanan digital serta distribusi dan lisensi konten.
Segmen pemasaran dan periklanan digital menyumbang pendapatan Rp110,05 miliar, naik 90,26 persen dibandingkan Rp57,84 miliar pada sembilan bulan pertama 2025. Sementara itu, distribusi dan lisensi konten menjadi kontributor baru dengan pendapatan Rp82,91 miliar.
Adapun segmen produk digital masih menjadi penyumbang pendapatan terbesar dengan nilai Rp118,03 miliar. Namun, kontribusinya turun 11,61 persen dibandingkan Rp133,53 miliar pada periode yang sama tahun lalu. IRSX juga memperoleh pendapatan dari komisi sebesar Rp22,21 miliar dan penjualan tiket konser Rp11,96 miliar.
Dari sisi beban, beban pokok pendapatan meningkat 67,68 persen menjadi Rp275,47 miliar dari Rp164,28 miliar. Kenaikan tersebut terutama berasal dari biaya penunjang distribusi konten sebesar Rp70,60 miliar dan penyelenggaraan konser Rp34,22 miliar.
Kendaati demikian, laba bruto perseroan tetap tumbuh 64,94 persen menjadi Rp70,96 miliar dari Rp43,02 miliar. Beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp35,30 miliar dari Rp10,17 miliar, seiring penambahan entitas anak dan aktivitas bisnis hiburan serta kreator.
IRSX mencatatkan laba usaha Rp38,78 miliar, meningkat 19,36 persen dibandingkan Rp32,49 miliar pada sembilan bulan pertama 2025. Kinerja tersebut turut ditopang oleh penghasilan usaha lain-lain neto sebesar Rp3,13 miliar, berbalik dari kerugian Rp361,94 juta pada periode sebelumnya.
(Rahmat Fiansyah)










