Mensos Bidik 48 Juta Keluarga Terdaftar Perlinsos Digital pada Akhir 2026
IDXChannel - Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan 48 juta keluarga terdaftar dalam Perlinsos Digital pada akhir 2026. Program ini bertujuan memperbarui data penerima bantuan sosial (bansos) sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengajukan diri sebagai calon penerima bantuan.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, lebih dari 13,2 juta keluarga telah terdaftar dalam Perlinsos Digital, baik secara mandiri maupun dengan pendampingan agen. Jumlah Agen Perlinsos yang bergabung mencapai 816.674 orang.
“Target kita paling tidak di akhir tahun nanti sudah ada 48 juta keluarga yang sudah registrasi di Perlinsos Digital kita,” kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (25/10/2026).
Dia menjelaskan, Perlinsos Digital dikembangkan untuk memperkuat pendataan penerima bansos melalui registrasi ulang dan verifikasi biometrik atau pengenalan wajah. Sistem ini juga memberikan kesempatan kepada masyarakat yang membutuhkan untuk mengajukan diri sebagai calon penerima bantuan.
“Intinya adalah kita ingin meregistrasi ulang seluruh penerima bansos. Kita lakukan registrasi ulang, cek ulang,” ujarnya.
Gus Ipul menegaskan, pendaftaran tidak otomatis membuat seseorang berhak menerima bansos. Penentuan kelayakan tetap dilakukan melalui sistem berdasarkan data yang dimasukkan. Karena itu, masyarakat dan petugas pendataan diminta memberikan informasi secara jujur dan sesuai kondisi sebenarnya.
“Yang akan menyatakan layak atau tidak itu adalah sistem. Yang penting kita masukkan apa adanya,” katanya.
Untuk memperluas jangkauan registrasi, masyarakat dapat bergabung sebagai Agen Perlinsos melalui Portal Perlinsos setelah mengikuti proses pengisian data dan verifikasi biometrik. Agen kemudian membantu warga di sekitarnya melakukan pendaftaran. Gus Ipul menegaskan, agen bekerja secara sukarela dan tidak boleh meminta bayaran kepada masyarakat.
“Agen Perlinsos itu juga tidak mendapatkan bayaran dan tidak boleh meminta bayaran kepada siapa pun. Jadi benar-benar relawan,” tegasnya.
Selain registrasi Perlinsos Digital, Kemensos terus memutakhirkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Gus Ipul menyebut lebih dari 31 juta keluarga telah dimutakhirkan datanya. Partisipasi masyarakat juga tercatat melalui 641.222 usulan dan 84.281 sanggahan.
Kemensos berharap keterlibatan masyarakat, pemerintah daerah, dan pendamping sosial dapat mempercepat pendataan serta membantu mencapai target registrasi pada akhir tahun. Gus Ipul mengajak masyarakat memulai pendampingan dari keluarga dan tetangga terdekat agar warga yang membutuhkan tidak terlewat dari proses pendataan.
(Rahmat Fiansyah)










