Mengenal Adenokarsinoma Paru, Kanker yang Diidap Paus Leo XIV

Mengenal Adenokarsinoma Paru, Kanker yang Diidap Paus Leo XIV

Terkini | idxchannel | Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:58
share

IDXChannel—Paus Leo XIV didiagnosis menderita kanker paru-paru adenokarsinoma dan telah sukses menjalani operasi pengangkatan lobus bawah pada paru-paru kanannya. 

Hal tersebut diungkapkan Vatikan dalam buletin medis. Paus Leo XIV menjalani operasi selama 90 menit pada hari Selasa di Rumah Sakit Gemelli di Roma.

"Operasi berjalan sukses dan tidak ada komplikasi. Setelah operasi, Paus terbangun dalam keadaan normal dan kembali ke kamarnya setelah masa observasi singkat," kata Vatikan. 

Lalu apa sebenarnya adenokarsinoma yang didiagnosis diidap oleh Paus Leo XIV? Melansir dari Mayo Clinic (14/10/2026), adenokarsinoma adalah jenis kanker yang dimulai dari sel kelenjar atau glandula pada bagian tubuh mana pun. 

Sel-sel kelenjar membantu menghasilkan minyak pada kulit, air liur di mulut, dan lendir yang membantu makanan dan limbah bergerak melalui sistem pencernaan.

Adenokarsinoma bisa terjadi di berbagai titik di dalam tubuh, seperti anus, usus buntu, payudara, termasuk paru-paru. Gejala yang ditimbulkan juga tergantung pada bagian yang terdapat adenokarsinoma. 

Jika pada usus besar gejalanya adalah adanya darah dalam tinja, sembelit, bahkan merasa sangat lelah, yang dapat terjadi jika kanker menyebabkan perdarahan lambat dan mengakibatkan anemia.

Jika pada paru-paru, gejalanya meliputi batuk yang sepertinya tidak pernah sembuh atau terus memburuk, nyeri dada hingga batuk berdarah. Melansir dari NCBI, adenokarsinoma paru merupakan subtipe histologis kanker paru yang paling umum di Amerika Serikat dan di seluruh dunia. 

Jenis kanker ini menyumbang sekitar 40 persen dari total kasus kanker paru-paru dan masuk dalam kelompok non-small cell lung cancer (NSCLC), yang secara keseluruhan mendominasi 85 persen kasus keganasan paru.

Berbeda dari karsinoma sel skuamosa, adenokarsinoma umumnya berkembang di bagian luar (perifer) jaringan paru dan memiliki karakteristik molekuler khusus yang kini menjadi acuan dalam penentuan terapi presisi.

Secara epidemiologis, adenokarsinoma kerap ditemukan pada kelompok bukan perokok, wanita, usia muda, serta populasi keturunan Asia Timur yang memiliki tingkat mutasi genetik pemicu cukup tinggi.

(Nadya Kurnia)

Topik Menarik