IHSG Ditutup Turun 1,13 Persen, Saham BBCA hingga ASII Jadi Pemberat

IHSG Ditutup Turun 1,13 Persen, Saham BBCA hingga ASII Jadi Pemberat

Ekonomi | idxchannel | Selasa, 15 September 2026 - 16:34
share

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir turun 1,13 persen ke level 6.461,15 poin pada penutupan perdagangan Selasa (15/9/2026). Saham-saham blue chip seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) hingga PT Astra International Tbk (ASII) menjadi pemberat indeks.

IHSG seharian bergerak di zona merah dalam rentang 6.461 hingga 6.549 poin. Sebanyak 244,14 juta lot saham diperdagangkan dengan frekuensi 1,76 juta kali. Adapun nilai transaksi mencapai Rp10,74 triliun.

Subindeks IDX30 dan LQ45 melemah masing-masing 1,31 persen dan 1,26 persen, yang mengonfirmasi pelemahan dipimpin oleh saham big caps. Sementara ISSI dan JII juga kompak terkoreksi masing-masing 0,79 persen dan 0,41 persen.

Sektor keuangan dan industrial mencatat penurunan tertajam akibat pelemahan saham-saham perbankan seperti BBCA, BBRI, dan BMRI. Sementara tekanan pada sektor industrial berasal dari ASII, UNTR, dan IMPC.

Saham-saham yang menempati top losers di antaranya PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) turun 14,85 persen ke Rp430, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) melemah 13,25 persen ke Rp288, dan PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) turun 10,07 persen ke Rp625. Penurunan saham SMRA dipicu sentimen negatif setelah Presiden Direktur Adrianto Pitojo Adi terseret dalam kasus dugaan korupsi perizinan lahan.

Kendati demikian, ada saham-saham yang menguat dan mengisi jajaran top gainers di antaranya PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) menguat 34,95 persen ke Rp139, PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) melejit 24,86 persen ke Rp442, dan PT Voksel Electric Tbk (VOKS) melesat 24,62 persen ke Rp324. 

Kenaikan saham-saham kabel ini dipicu sentimen data center di mana sektor kabel dianggap bagian dari pick and shovel play dari tren kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

(Rahmat Fiansyah)

Topik Menarik