AKR Corporindo (AKRA) Siapkan Tiga Strategi untuk Pacu Pertumbuhan Kinerja

AKR Corporindo (AKRA) Siapkan Tiga Strategi untuk Pacu Pertumbuhan Kinerja

Ekonomi | idxchannel | Selasa, 8 September 2026 - 15:40
share

IDXChannel - PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menyiapkan tiga strategi utama untuk mendorong pertumbuhan kinerja ke depan di tengah dinamika geopolitik, perubahan rantai pasok, serta meningkatnya kebutuhan energi dan industri.

Direktur Utama AKR Corporindo, Haryanto Adikoesoemo mengatakan, strategi tersebut diarahkan untuk memperkuat bisnis utama perseroan, mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik, serta memperluas layanan energi sesuai kebutuhan pelanggan dan perkembangan pasar.

"Untuk menangkap peluang dari ketiga pilar katalis tersebut, strategi pertumbuhan AKR akan dijalankan melalui ketiga prioritas utama tersebut," ungkap Haryanto dalam Public Expose Live yang digelar pada Selasa (8/9/2026).

Ia memaparkan, prioritas pertama yakni memperkuat bisnis utama perdagangan dan distribusi BBM serta kimia dasar. Perseroan akan menjaga keandalan pasokan, mengikuti kebutuhan industri pelanggan, serta mengoptimalkan jaringan distribusi dan infrastruktur yang telah dibangun maupun yang akan dikembangkan.

Bisnis perdagangan dan distribusi tersebut menjadi salah satu fondasi pertumbuhan AKR. Produk BBM yang dilayani mencakup biodiesel, marine fuel oil, avtur, serta jaringan ritel melalui SPBU AKR dan SPBU perusahaan patungan bersama BP.

Sementara itu, pada bisnis kimia dasar, AKR mendistribusikan berbagai produk dari prinsipal seperti Asahimas Chemical dan pemasok global lainnya. Bisnis tersebut didukung jaringan infrastruktur dan rantai pasok terintegrasi yang telah dibangun selama puluhan tahun.

Prioritas kedua adalah mendorong pengembangan dan monetisasi JIIPE sebagai kawasan industri dan pelabuhan yang terintegrasi. Menurut Haryanto, bertambahnya tenant akan meningkatkan aktivitas pelabuhan sekaligus menciptakan permintaan jangka panjang terhadap layanan kawasan, termasuk utilitas, energi, dan air.

"Arus kas dari monetisasi lahan akan mendukung pengembangan utilitas yang dibutuhkan secara bertahap, sehingga tidak akan me-leverage neraca keuangan secara signifikan," ujarnya.

JIIPE telah menarik sejumlah investor domestik maupun internasional. Beberapa tenant yang telah berada di kawasan tersebut antara lain PT Freeport Indonesia, PT Hailiang dari China, PT Shin Yi Group, PT Antam, serta Bank Indonesia.

Adapun prioritas ketiga adalah mengembangkan sumber pertumbuhan baru melalui perluasan layanan energi yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan dan perkembangan pasar.

Haryanto mengatakan, inisiatif tersebut mencakup penyediaan utilitas industri, infrastruktur gas dan LNG, energi surya, serta pengembangan bisnis BBM ritel dan avtur secara selektif bersama mitra strategis.

Untuk mendukung kebutuhan energi di JIIPE dan kawasan sekitarnya, AKR juga telah menyiapkan sejumlah infrastruktur. Perseroan mendirikan PT Berkah Renewable Energy Nusantara untuk pengembangan energi surya serta mengembangkan fasilitas LNG dan gas alam.

Untuk fasilitas LNG, AKR telah menandatangani joint venture agreement dengan bp dan membentuk perusahaan patungan dengan anak usaha BW LNG. Perseroan juga telah menandatangani kontrak pembangunan Floating Storage Regasification Unit (FSRU) berkapasitas 170.000 meter kubik dengan Hyundai Heavy Industry.

Haryanto menilai, terdapat tiga katalis utama yang akan mendukung pertumbuhan AKR ke depan. Ketiganya adalah berlanjutnya hilirisasi dan pertumbuhan industri, penguatan ketahanan energi, serta peralihan menuju sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

"Ketiga katalis tersebut sejalan dengan arah kebijaksanaan pemerintah Indonesia dalam mendorong hilirisasi dan pertumbuhan energi dalam negeri serta memperkuat ketahanan energi dan menjalankan transisi energi menjadi menuju ke sumber energi yang lebih ramah lingkungan dan yang lebih berkelanjutan," katanya. (Febrina Ratna Iskana)

Topik Menarik