Perang Dagang dengan Kanada, Trump Ancam Larang Bombardier Jualan Pesawat di AS
IDXChannel - Presiden Donald Trump mengancam akan melarang penjualan pesawat jet Bombardier asal Kanada jika tidak diproduksi di Amerika Serikat (AS).
Dilansir dari CNN pada Selasa (8/9/2026), perang dagang antara kedua negara memanas dalam beberapa pekan terakhir.
"Jangan lagi menjual Bombardier di AS! Produk mereka tidak begitu bagus! Lebih dari 50 persen pendapatan mereka berasal dari Amerika Serikat — Mereka hidup dari Pembeli Amerika, Perusahaan Amerika, Bandara Amerika, dan Layanan Amerika. Sementara itu, Kanada memblokir bank dan perusahaan Amerika yang hebat di seluruh AS," kata Trump di platform media sosial Truth Social.
"Jika mereka menginginkan pasar kita, mereka harus membangun di sini, dan berhenti memperlakukan Amerika seperti ATM," katanya.
Ancaman tersebut dikeluarkan Trump beberap jam sebelum tarif balasan Kanada resmi berlaku. Negosiasi dagang antara kedua negara berakhir dengan kegagalan bulan lalu.
Tarif balasan tersebut mencakup barang-barang AS senilai USD20 miliar (Rp350 triliun). Bea masuk berkisar antara 15 persen hingga 50 persen untuk berbagai produk, mulai dari baja dan furnitur hingga pakaian dan elektronik.
Sebelumnya, AS menjatuhkan tarif baru untuk sejumlah barang Kanada senilai USD20 miliar, di luar bea masuk lainnya yang dikenakan Trump sejak kembali ke Gedung Putih tahun lalu.
Merespons ancaman Trump, Bombardier mengatakan bahwa perusahaan memiliki banyak fasilitas manufaktur di AS.
"Industri kedirgantaraan Amerika adalah pemenang yang jelas dalam perdagangan dan ekspor. Bombardier adalah kontributor yang kuat bagi sektor ini, menciptakan puluhan ribu lapangan kerja di seluruh Amerika Serikat," katanya.
(Wahyu Dwi Anggoro)










