Lanjutkan Regenerasi, Sucor AM Tunjuk Upik Susiyawati Jadi Direktur Utama
IDXChannel - PT Sucorinvest Asset Management (Sucor AM) resmi menunjuk Upik Susiyawati sebagai Direktur Utama, menggantikan Jemmy Paul Wawointana, yang kini mengemban tugas baru sebagai Komisaris Perseroan.
Upik sendiri diketahui sebelumnya menjabat sebagai Direktur Sales & Marketing Sucor AM, dengan pengalaman lebih dari dua dekade di industri treasury, capital market, dan investment management.
"Ketika menerima amanah untuk melanjutkan kepemimpinan Sucor AM, komitmen saya adalah menjaga fondasi dan nilai yang telah dibangun dengan baik selama ini, sekaligus terus mengembangkan perusahaan agar tetap relevan dengan perubahan industri dan kebutuhan investor," ujar Upik, dalam keterangan resminya, Jumat (21/8/2026).
Dalam keterangan resmi tersebut disebutkan bahwa pergantian struktur kepengurusan Sucor AM telah berlaku efektif sejak 18 Agustus 2026 lalu.
Ke depan, Upik bakal melanjutkan pengembangan Sucor AM melalui penguatan tata kelola, pengembangan bisnis dan jaringan distribusi, inovasi produk dan layanan, serta peningkatan kualitas pengalaman bagi investor dan mitra.
Bagi Upik, setiap fase membawa tantangan dan peluang yang berbeda, di mana capaian yang telah didapat Perseroan sejauh ini bakal menjadi fondasi untuk terus berkembang di mana mendatang.
"Kami ingin melanjutkan perjalanan tersebut bersama seluruh tim, investor, dan mitra, sekaligus mempersiapkan Sucor AM untuk menghadapi kebutuhan dan perkembangan industri ke depan," ujar Upik.
Bagi Sucor M sendiri, pergantian struktur pengurus kali ini merupakan bagian dari kelanjutan estafet kepemimpinan Perseroan, di mana Jemmy sebagai Direktur Utama sebelumnya juga tercatat telah berkarier di Sucor AM sejak 2011.
Selama sekitar 15 tahun, Jemmy menjalani berbagai peran mulai dari Fund Manager, Direktur Investasi, hingga Direktur Utama. Dalam periode tersebut, Jemmy turut mengawal Sucor AM melewati berbagai siklus pasar dan perkembangan industri, termasuk pertumbuhan AUM dari sekitar Rp1,7 triliun hingga hampir mencapai Rp50 triliun.
Per 18 Agustus 2026, misalnya, Sucor AM tercatat telah mengelola dana senilai Rp48,8 triliun, dan dipercaya oleh lebih dari 900 ribu investor, serta telah bekerja sama dengan 34 Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) sebagai mitra distribusi.
"Pencapaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan kami dalam mengembangkan bisnis dan memperluas akses layanan investasi kepada masyarakat. Dan tugas kami saat ini adalah masuk dalam fase selanjutnya, dengan memaksimalkan kinerja sekaligus peran Sucor AM dalam industri industri treasury, capital market, dan
investment management," ujar Upik.
(taufan sukma)










