Kevin Warsh Tahan Suku Bunga The Fed, Trump: Tidak Apa-Apa

Kevin Warsh Tahan Suku Bunga The Fed, Trump: Tidak Apa-Apa

Ekonomi | idxchannel | Kamis, 18 Juni 2026 - 08:50
share

IDXChannel - Presiden Donald Trump pada hari Rabu (17/6/2026), menyatakan kepercayaannya pada Ketua Federal Reserve Kevin Warsh, setelah kepala bank sentral yang baru tersebut menahan suku bunga pertamanya. Meski para bankir AS memproyeksi bahwa suku bunga AS dirasa perlu ada kenaikan pada tahun ini. 

"Tidak apa-apa. Terserah," kata Trump di Prancis, ketika ditanya apa yang dia rasakan tentang keputusan Fed untuk mempertahankan suku bunga tetap stabil.

Sebelumnya, Trump telah berulang kali mengecam pendahulu Warsh, Jerome Powell dan menyebutnya idiot dan orang bodoh di antara banyak sebutan lainnya, karena tidak menurunkan suku bunga. Trump juga mengatakan bahwa bank sentral harus menurunkan biaya pinjaman untuk membantu pasar perumahan, meningkatkan perekonomian, dan mengurangi biaya pinjaman pemerintah.

Namun pada hari Rabu (17/6/2026), Trump tidak mengucapkan kata-kata seperti itu untuk Warsh.

"Itu bisa terjadi," kata Trump, ketika ditanya tentang kemungkinan kenaikan suku bunga. "Sulit dipercaya. Itu hanya akan membuat negara terpuruk dan sangat tidak biasa. Tapi kita punya orang yang sangat baik di sana sekarang jadi saya dipandu oleh apa yang dia inginkan," ujar Trump.

Sementara itu, Warsh, dalam konferensi pers setelah keputusan tersebut menolak untuk mengatakan apa pun tentang ke mana arah suku bunga ke depan. Dia juga menolak untuk mengatakan apakah dia telah berbicara dengan presiden Trump sejak mengambil alih kepemimpinan di Fed bulan lalu, meskipun dia mengatakan dia telah bertemu beberapa kali dengan Menteri Keuangan Scott Bessent.

"Jadi, mengenai presiden, saya tidak punya apa pun untuk Anda. Mengenai menteri keuangan, dia telah memposting foto sarapan kami, jadi Saya rasa saya tidak dapat menyangkal bahwa tradisi lama di bank sentral adalah ketua Fed dan menteri keuangan bertemu setiap minggu. Saya rasa kita telah berhasil melakukannya tiga kali sejauh ini. Saya yakin dia sedang berada di luar negeri minggu ini, jadi ini akan menjadi pengecualian dari aturan," kata dia.

(kunthi fahmar sandy)

Topik Menarik