KSPSI Minta Menteri ESDM Cari Solusi atas Harga Gas Industri untuk Cegah Badai PHK

KSPSI Minta Menteri ESDM Cari Solusi atas Harga Gas Industri untuk Cegah Badai PHK

Terkini | idxchannel | Minggu, 7 Juni 2026 - 18:24
share

IDXChannel—Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea meminta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk mencari solusi atas kenaikan harga gas industri. Bila tidak, ia menilai akan terjadi badai PHK.

Andi mengaku, pihaknya telah berupaya untuk bertemu Bahlil guna mencari solusi atas melonjaknya harga gas industri. Namun, ia mengeluhkan bahwa Bahlil susah ditemui.

“Kami sudah mencoba bertemu Menteri ESDM, tapi sampai hari ini kami merasa lebih mudah bertemu Pak Prabowo daripada bertemu Menteri ESDM. Ini lebih susah dihubungi,” kata Andi saat ditemui di sela-sela Kongres III KPBI, Jakarta Pusat, Minggu (7/6/2026).

Menurutnya, kenaikan harga gas industri berpotensi menyebabkan “badai” PHK. Pasalnya, ia menilai, kenaikan harga gas industri sudah terlampau tinggi. 

“Harga gas industri sudah tidak masuk akal, banyak barang produksi dari pabrik-pabrik industri keramik, industri sepatu, menumpuk di gudang. Akhirnya jam kerja para buruh dikurangi karena produksinya sudah tidak ada lagi,” ujar Andi.

“Karena itu, saya meminta Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, agar segera mengambil kebijakan-kebijakan cepat untuk mencari solusi permasalahan gas industri ini. Kalau tidak, badai PHK akan terjadi,” pungkasnya.

Sebagai tambahan informasi, harga gas industri untuk industri tertentu (keramik, pupuk, kaca, baja, dll) mencapai USD6-USD7 per MMBTU. Sedangkan harga gas regasifikasi (di luar penerima program gas industri tertentu) berkisar antara USD14,97 per MMBTU.


(Nadya Kurnia)

Topik Menarik