Cadangan Minyak AS Turun ke Level Terendah sejak 2024
IDXChannel - Amerika Serikat (AS) telah melepaskan sejumlah besar stok dari Cadangan Minyak Strategis (SPR) untuk mengatasi ketidakstabilan pasokan yang dipicu oleh perang dengan Iran.
Menurut data Departemen Energi AS, bahwa persediaan Cadangan Minyak Strategis turun sebesar 8 juta barel hanya dalam minggu lalu.
Dilansir dari CNN pada Selasa (2/6/2026), angka ini lebih kecil daripada penurunan minggu sebelumnya sebesar 9,1 juta barel, tetapi menunjukkan bahwa pelepasan besar-besaran terus berlanjut.
Persediaan Cadangan Minyak Strategis AS sekarang berada di angka 357,1 juta barel. Itu adalah level terendah sejak Januari 2024.
Jika pelepasan terus berlanjut dengan kecepatan saat ini, stok minyak SPR akan menurun ke level terendah sejak 1983 minggu depan.
Sejak perang dengan Iran dimulai pada akhir Februari, pemerintah AS telah memasok sekitar 58 juta barel dari cadangan ke pasar. Itu setara dengan 14 persen dari total persediaan.
Cadangan Minyak Strategis dianggap sebagai jaring pengaman terakhir, yang digunakan untuk menstabilkan pasar ketika pasokan minyak mentah terganggu atau selama krisis energi.
Sebelumnya, pemerintahan mantan Preaiden Joe Biden juga melepaskan sejumlah besar minyak SPR pada 2022 ketika harga minyak internasional melonjak setelah invasi Rusia ke Ukraina. Pada saat itu, persediaan turun ke level terendah sejak 1980-an. (Wahyu Dwi Anggoro)









