Soal Anggaran Pengadaan Alutsista, Purbaya: Jumlahnya Rahasia

Soal Anggaran Pengadaan Alutsista, Purbaya: Jumlahnya Rahasia

Terkini | idxchannel | Senin, 18 Mei 2026 - 16:04
share

IDXChannel - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa anggaran untuk pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) cukup signifikan. 

Penguatan tersebut mencakup pertahanan udara, laut, hingga darat sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan wilayah Indonesia.

“Ada, tahun depan juga kita anggarkan juga cukup-cukup signifikan. Tapi kalau Anda tanya jumlahnya kan rahasia juga. Tapi akan kita perkuat terus darat, laut, dan udaranya. Saya kan bagian bayar aja, kita bayar,” kata Purbaya kepada awak media di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5/2026).

“Tahun depan ada, tahun depannya lagi ada, tahun depan sudah dianggarkan juga cukup besar,” katanya.

Purbaya pun setuju dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto ketika menyerahkan 6 pesawat tempur Dassault Rafale, 1 pesawat Airbus A400M Atlas MRTT, 4 pesawat Dassault Falcon 8X, Radar GCI GM403 ke Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lanud Halim.

Prabowo menegaskan pentingnya penguatan pertahanan nasional sebagai kunci menjaga stabilitas dan kedaulatan negara. Apalagi dihadapkan dengan situasi geopolitik global yang penuh ketidakpastian.

“Jadi kan di tengah uncertainty seperti sekarang, memang apa kata Bapak Presiden betul, kita harus jaga kemampuan pertahanan kita,” ujar Purbaya.

Menanggapi pertanyaan soal kondisi APBN yang dinilai masih mengalami tekanan, Purbaya menegaskan seluruh perencanaan anggaran telah dihitung secara matang, termasuk untuk sektor pertahanan dan berbagai program prioritas pemerintah lainnya.

 “Masih terkontraksi, definisi Anda apa? itu kan sudah dihitung dengan ini pun, dengan ini sudah kita hitung anggarannya di bawah 3 persen, defisitnya di bawah 3 persen untuk PDB. Jadi enggak usah khawatir,” tutur dia.

Purbaya pun memastikan penguatan anggaran pertahanan tidak akan mengganggu program prioritas pemerintah seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga subsidi BBM.

“Jadi semuanya sudah kita hitung dengan dengan baik, termasuk untuk MBG, untuk program-program yang lain tanpa mengganggu program pembangunan yang lain. Jadi kita atur dengan baik, termasuk subsidi segala macam BBM. Jadi kita udah hitung dengan teliti, jadi Anda enggak usah khawatir,” katanya. 

(kunthi fahmar sandy)

Topik Menarik