Segmen Properti Melonjak 200 Persen, SSIA Raup Laba Rp89 Miliar di Kuartal I
IDXChannel - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) meraup laba bersih Rp89 miliar hingga kuartal III-2026.
Laba tersebut ditopang oleh pendapatan konsolidasian sebesar Rp1,44 triliun atau tumbuh 35 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,07 triliun.
Dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (11/5/2026) segmen properti masih menjadi penopang utama pendapatan dengan melonjak 202,1 persen menjadi Rp494,9 miliar.
Lalu segmen perhotelan juga naik 59,2 persen menjadi Rp162,5 miliar. Sementara itu, segmen konstruksi tumbuh melambat di angka Rp835,5 miliar imbas periode libur Idulfitri yang memperlambat aktivitas proyek.
Seiring dengan pertumbuhan pendapatan, laba kotor SSIA juga naik signifikan sebesar 125,1 persen menjadi Rp451,9 miliar hingga Maret 2026.
EBITDA perseroan mencapai Rp271,8 miliar atau tumbuh 649 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Namun, posisi kas perseroan turun 19,9 persen menjadi sebesar Rp1,14 triliun dari Rp1,42 triliun disebabkan oleh pembayaran bunga renovasi Paradisus by Meliá Bali serta biaya pengembangan lahan.
Hingga kuartal I-2026, anak usaha PT Suryacipta Swadaya (SCS) mencatat penjualan pemasaran lahan industri 8,2 hektare dengan nilai Rp169,1 miliar dari kawasan Suryacipta Karawang dan Subang Smartpolitan, meningkat 105 persen dibandingkan 4 hektare Rp88 miliar pada kuartal I-2025.
Backlog penjualan lahan SCS tercatat sebesar Rp727,4 miliar yang merepresentasikan 46,3 hektare lahan. Dari jumlah tersebut, seluas 35,6 hektare telah dibukukan pada April 2026 dengan nilai mencapai Rp524,1 miliar.
(DESI ANGRIANI)










