SIG (SMGR) Tuntaskan Proyek Pengembangan Dermaga dan Fasilitas Ekspor Tuban
IDXChannel - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), atau SIG, secara resmi telah merampungkan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi di Pabrik Tuban, Jawa Timur, yang digarap melalui salah satu anak usahanya, yaitu PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB), atau SBI.
Rampungnya pengerjaan proyek tersebut ditandai dengan diterbitkannya Taking Over Certificate (TOC), yang menyatakan bahwa proyek secara substansial dapat diterima berdasarkan hasil pengujian pekerjaan, serta infrastruktur.
Tak hanya itu, penerbitan TOC juga sekaligus menPT Semen Indonesia Tbk,SIG,SMGR,jelaskan bahwa sistem yang diterapkan pada proyek telah memenuhi standar teknis, keselamatan, serta kesiapan operasional yang disyaratkan.
"Proyek ini menjadi tonggak penting bagi kami dalam bertransformasi untuk memperkuat ekspansi pasar global di tengah tantangan overcapacity di pasar domestik," ujar Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, dalam keterangan resminya, Kamis (7/5/2026).
Satgas Illegal Drilling Dibentuk, Sumur Ilegal di Sumatera hingga Sulawesi Siap Ditertibkan
Menurut Indrieffouny, proyek strategis senilai Rp1,4 triliun tersebut sengaja dirancang untuk memenuhi permintaan ekspor semen tipe khusus dengan spesifikasi berkelas internasional, antara lain peningkatan kapasitas dermaga dari 15.000 DWT menjadi 50.000 DWT, pembangunan jetty trestle dan jetty platform baru terintegrasi dengan fasilitas eksisting, ship loader berkapasitas 1.000 ton/jam (tph) untuk efisiensi bongkar muat, serta sistem logistik terintegrasi berupa tube conveyor sepanjang 4,1 km.
Tak hanya itu, fasilitas baru SIG tersebut juga dilengkapi fasilitas penyimpanan modern yang terdiri atas blending silo berkapasitas 8.000 ton, clinker silo berkapasitas 15.000 ton, dan 2 cement silo berkapasitas masing-masing 18.000 ton.
Dengan infrastruktur tersebut, fasilitas ini mampu mendukung kapasitas ekspor hingga 1 juta ton semen per tahun, sekaligus meningkatkan keandalan rantai pasok dan efisiensi distribusi global SIG.
"Rampungnya proyek ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan utilisasi pabrik di tengah perlambatan pasar domestik. Selain memperluas penetrasi pasar ekspor bernilai tinggi, keunggulan portofolio ini juga memperkuat posisi kami di kancah industri global," ujar Indrieffouny.
Sebagai informasi, proyek pengembangan dermaga ini sendiri merupakan bagian dari kerja sama strategis antara SIG melalui PT SBI, bersama dengan Taiheiyo Cement Corporation ini.
Tak hanya itu, proyek ini juga sekaligus menjadi salah satu portofolio sinergi lintas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan keterlibatan PT Hutama Karya selaku kontraktor.
"Dengan kesiapan infrastruktur dan dukungan kemitraan global, kami optimistis dapat meningkatkan kontribusi ekspor sebagai motor pertumbuhan baru dan memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok industri konstruksi dunia," ujar Indrieffouny.
(taufan sukma)










