Wamenaker Sebut Dunia Kerja Tak Hanya Lihat Ijazah Tetapi Kompetensi

Wamenaker Sebut Dunia Kerja Tak Hanya Lihat Ijazah Tetapi Kompetensi

Terkini | idxchannel | Jum'at, 24 April 2026 - 08:34
share

IDXChannel - Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengatakan perkembangan dunia kerja saat ini menuntut pekerja untuk memiliki kompetensi yang berkaitan langsung dengan bidang pekerjaannya. 

Bahkan menurutnya, perkembangan industri saat ini tidak sekedar menuntut ijazah, namun kompetensi yang dimiliki oleh kandidat kerja. Hal ini penting agar pekerja mampu beradaptasi dengan perubahan dunia kerja yang semakin cepat.

"Dunia kerja saat ini tidak hanya melihat ijazah, tetapi juga kompetensi. Sertifikasi menjadi nilai tambah penting agar pekerja mampu bersaing dan berkembang, serta menyesuaikan diri dengan kebutuhan industri," ujar Afriansyah Noor dalam Rakernas Sucofindo, Kamis (23/4/2026). 

Ia menjelaskan, penguatan kompetensi dapat dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai lembaga pelatihan dan sertifikasi, seperti balai pelatihan vokasi Kementerian Ketenagakerjaan, Politeknik Ketenagakerjaan, serta Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Program tersebut mencakup pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, hingga peningkatan keterampilan sesuai kebutuhan industri.

Selain itu, Afriansyah Noor juga menekankan pentingnya hubungan industrial yang harmonis di lingkungan kerja. Ia mengajak serikat pekerja di lingkungan Sucofindo untuk menjaga persatuan dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tempat kerja.

“Jika komunikasi berjalan baik dan semua pihak saling mendukung, maka perusahaan akan maju dan pekerja semakin sejahtera,” tuturnya.

Direktur Utama PT Sucofindo, Sandry Pasambuna, mengatakan keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kinerja bisnis, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia di dalamnya.

Ia menilai kesejahteraan pegawai dan keluarganya menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan perusahaan.

"Dengan semangat kebersamaan, saling percaya, dan komitmen yang kuat, kita dapat terus menjaga harmoni dan bersama-sama mengawal masa depan perusahaan menjadi lebih baik," ujar dia.

(kunthi fahmar sandy)

Topik Menarik