IMF Ungkap Skenario Terburuk Dampak Perang Iran, Dunia Terancam Resesi Global
IDXChannel - Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan bahwa ekonomi global berisiko tergelincir ke dalam resesi jika guncangan harga minyak akibat perang Iran terus memburuk.
Menurut definisi IMF, resesi global ditandai dengan tingkat pertumbuhan di bawah dua persen. Hal ini hanya terjadi empat kali sejak 1980, dua yang terakhir dipicu krisis keuangan global dan pandemi Covid-19.
"Ada kemungkinan resesi global," kata IMF dalam laporan World Economic Outlook terbarunya, dilansir dari Yahoo Finance pada Rabu (15/4/2026).
IMF memaparkan tiga skenario pertumbuhan ekonomi global dengan mempertimbangkan tingkat keparahan dampak perang di Timur Tengah.
Skenario pertama mengasumsikan konflik jangka pendek dan kenaikan harga komoditas energi moderat sebesar 19 persen pada 2026. Hal ini menbuat ekonomi global hanya tumbuh 3,1 persen tahun ini.
Dalam skenario kedua, penutupan Selat Hormuz yang lebih lama dan kerusakan lebih lanjut pada fasilitas pengeboran dan penyulingan akan mengganggu ekonomi global lebih dalam dan lebih lama. Alhasil, pertumbuhan turun menjadi 2,5 persen tahun ini dan inflasi naik menjadi 5,4 persen.
Dalam skenario terburuk, di mana gangguan pasokan energi berlanjut hingga tahun depan, ekspektasi inflasi menjadi makin tak terkendali, dan kondisi keuangan mengetat tajam, pertumbuhan global akan turun menjadi dua persen tahun ini dan tahun depan, sementara inflasi akan melebihi enam persen. (Wahyu Dwi Anggoro)










