Menteri PU Ungkap Sejumlah Mitigasi Hadapi El Nino, Bendungan hingga Modifikasi Cuaca

Menteri PU Ungkap Sejumlah Mitigasi Hadapi El Nino, Bendungan hingga Modifikasi Cuaca

Terkini | idxchannel | Jum'at, 10 April 2026 - 18:04
share

IDXChannel - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo megungkap sederet mitigasi terkait ancaman badai El Nino yang diperkirakan segera terjadi. Sejumlah proyek infrastruktur termasuk bendungan air yang menjadi wewenang garapan Kementerian PU dipersiapkan mengantisipasi kekeringan area persawahan.

"Kalau soal mitigasi terhadap bencana El Nino, sebenarnya sudah kami mulai. Kementerian PU. Sekarang semua bendungan sedang posisi berusaha dibikin penuh. Jadi (bendungan) dia bisa mengairi sawah di bawahnya tanpa ada hujan sedikit pun sampai Oktober," kata Dody saat ditemui di kantor Kementerian PU, Jumat (10/4/2026).

Dody mengutarakan kementerian turut menyiapkan irigasi untuk area persawahan. Pompa-pompa yang dialiri debit air maksimal juga dipasok untuk operasional irigasi. Kementerian Pertanian ikut dalam penyediaan pompa air tersebut.

"Kami siapkan pompa-pompa sehingga kalau sawah itu benar-benar kekeringan, kami pakai pompa. Sementara waktu 400 unit, tapi kami akan tambah terus," ujar Dody.

Selain itu, Kementerian PU bakal pula mengupayakan operasi modifikasi cuaca yang melibatkan peranan BMKG untuk mengairi kawasan sawah. Opsi OMDC ini diambil sebagai opsi terakhir setelah infrastruktur yang diupayakan Kementerian PU tidak berjalan maksimal dan badai El Nino melanda lebih lama dari biasanya.

"Kami melakukan operasi modifikasi cuaca di hulu-hulu bendungan. Jadi hulunya dihujani, airnya tetap turun ke bendungan," kata dia.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi terjadi pada Agustus 2026, yang mencakup 429 zona musim atau sekitar 61,4 persen wilayah Indonesia. Wilayah lain akan mengalami puncak kemarau pada Juli (12,6 persen) dan September (14,3 persen).

Wilayah yang memasuki puncak musim kemarau pada Juli, meliputi sebagian wilayah Sumatera, Kalimantan bagian tengah dan utara, serta merambah ke sebagian kecil Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga wilayah barat Pulau Papua.

BMKG mengingatkan soal mulai pertengahan tahun peluang munculnya El Nino kategori Lemah-Moderat sebesar 50-60 persen mulai semester kedua tahun ini perlu menjadi perhatian.

(NIA DEVIYANA)

Topik Menarik