Kementerian PU Tak Terapkan Kebijakan WFH Setiap Jumat, Ini Alasannya
IDXChannel - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan tidak menerapkan kebijakan work from home (WFH) pada Jumat bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).
Menteri PU, Dody Hanggodo, mengatakan keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan tugas Kementerian yang berkaitan langsung dengan pembangunan infrastruktur serta penanganan kondisi darurat di lapangan.
"Skema WFH di PU sebenarnya tidak terlalu ada. Karena kan PU itu di samping membangun infrastruktur, juga termasuk dari bagian tim utama manakala ada rencana bersama-sama dengan BNPP (Badan Nasional Pengelola Perbatasan) dan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) ini," ujarnya dalam sesi doorstop pada Jumat (10/4/2025).
Menurutnya, keputusan untuk tidak menerapkan WFH juga didasarkan pada kebutuhan respons cepat terhadap kondisi di berbagai daerah. Sejumlah wilayah, seperti Aceh dan Sumatra Barat, masih dilaporkan mengalami banjir sehingga memerlukan kehadiran langsung jajaran PU.
"Apalagi di daerah, apalagi tempat-tempat seperti Sumatra, malah nggak bisa. Karena saya masih dapet laporan, Aceh masih banjir, dan Sumbar juga masih banjir. Jadi kayaknya memang kami tidak memungkinkan bagi kami untuk melakukan ini," kata dia.
Meski tidak menerapkan WFH, Dody memastikan bahwa Kementeriannya tetap mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan efisiensi kerja, terutama dalam penggunaan energi di lingkungan kantor. Dia menyebut pihaknya mulai mengurangi penggunaan listrik dan pendingin ruangan setelah jam kerja.
"Jadi setelah jam 5 listrik kita kurangi sama sekali, AC kita kurangi. Jadi yang memang ruangannya bisa pakai AB, angin blesat blesut pakai AB aja, nggak usah pakai AC. Mudah-mudahan dengan cara itu walaupun tidak WFH tapi efisiensi yang tetap kita mendapatkan kepada masyarakat di seluruh negara," ujar Dody.
(NIA DEVIYANA)










