Pelabuhan Palembang Baru Siap Dibangun, Dorong Efisiensi Logistik
IDXChannel - Proyek Pelabuhan Palembang Baru (New Palembang Port) di Tanjung Carat, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan resmi diluncurkan.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan potensi yang dimiliki Provinsi Sumatra Selatan membutuhkan dukungan infrastruktur logistik yang andal. Pembangunan pelabuhan ini menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan logistik yang semakin meningkat.
"Hari ini kita memasuki ambang baru, berupa Project Launching Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat. Proyek ini memiliki posisi penting dalam agenda besar pembangunan nasional, khususnya dalam meningkatkan efisiensi logistik, dan daya saing ekonomi Indonesia di tingkat global," ujar Dudy dalam keterangan resmi, Jumat (10/4/2026).
Saat ini, pelayanan logistik di kawasan Sumatra Selatan masih bertumpu pada Pelabuhan Boom Baru yang memiliki berbagai keterbatasan yang meliputi kapasitas lahan dan kedalaman alur pelayaran yang tidak lagi memadai untuk kapal besar.
Arus lalu lintas mobil bertonase besar dari dan menuju pelabuhan pun menyebabkan kemacetan dan potensi kecelakaan lalu lintas.
Pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat menjadi solusi atas keterbatasan tersebut. Pelabuhan ini dirancang untuk menjadi simpul logistik baru yang modern dan terintegrasi dengan jaringan transportasi lainnya.
Peluncuran proyek ini juga merupakan tindak lanjut dari penyerahan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) seluas 59,5 hektare oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kepada Kementerian Perhubungan. Selain itu, pada peluncuran ini juga disepakati rencana hibah area Mozaik 5 dan Mozaik 6 kepada Kemenhub untuk digunakan sebagai area pendukung Pelabuhan Palembang Baru.
"Ke depan, pembangunan pelabuhan ini harus kita kawal bersama dengan prinsip tepat waktu, tepat mutu, dan tepat manfaat. Tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga mampu beroperasi secara optimal, terintegrasi dengan jaringan transportasi lainnya, serta memberikan dampak nyata terhadap kelancaran arus barang dan pertumbuhan ekonomi wilayah," kata Dudy.
(NIA DEVIYANA)










