IHSG Diproyeksi Mixed di Pekan Pendek Usai Lebaran
IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak terbatas dalam rentang 7.000 hingga 7.400 pada pekan pendek usai libur Lebaran 2026.
Technical Analyst WH Project William Hartanto menilai, pergerakan mingguan IHSG membentuk pola candlestick doji, yang mencerminkan kondisi keseimbangan antara tekanan beli dan jual di pasar.
Ini terlihat dari pergerakan IHSG pada perdagangan Selasa (17/3/2026), yang ditutup menguat 84,55 poin atau 1,20 persen ke level 7.106,84. Meski demikian, secara mingguan indeks masih mencatatkan pelemahan sebesar 0,43 persen.
"Pola ini, terutama setelah tren penurunan, kerap diartikan sebagai sinyal awal jenuh jual (oversold)," tulis William dalam risetnya, Rabu (25/3/2026).
IHSG juga dinilai mampu mempertahankan level psikologis 7.000 sebagai area support kuat, setelah sebelumnya sempat terkoreksi hingga 6.917. Kondisi tersebut menunjukkan adanya minat beli yang mulai muncul di level tersebut.
Tegaskan Dominasi Global, InJourney Airports Sabet 32 Penghargaan Customer Experience dari ACI
Meski demikian, tekanan dari sentimen negatif yang berlangsung sejak awal 2026 belum sepenuhnya mereda. Hal ini membuat pergerakan IHSG masih berada dalam tren melemah secara jangka pendek.
William mencatat, level 7.000 menjadi area support utama, sementara level 7.400 menjadi resistance terdekat yang perlu ditembus untuk membuka peluang penguatan lebih lanjut.
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal:
- INKP, buy, estimasi target 10.000-12.000. Support 8.950 dan resistance 10.000.
- ITMG, buy, estimasi target 30.725-31.000. Support 27.325 dan resistance 30.000.
- TKIM, buy, estimasi target 9.750-10.000. Support 8.500 dan resistance 10.000.
(DESI ANGRIANI)










