Sejumlah Layanan Transportasi di Bali Disetop saat Nyepi, Ini Jadwal dari Kemenhub

Sejumlah Layanan Transportasi di Bali Disetop saat Nyepi, Ini Jadwal dari Kemenhub

Terkini | idxchannel | Senin, 16 Maret 2026 - 13:40
share

IDXChannel—Kementerian Perhubungan dan penyedia layanan transportasi menghentikan sementara operasional sejumlah layanan transportasi di Bali selama Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan kebijakan bertujuan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus menghormati pelaksanaan Catur Brata Penyepian yang menjadi tradisi sakral bagi umat Hindu di Bali.

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal sehingga perjalanan dapat berlangsung dengan tertib, selamat, aman, dan nyaman,” ujar Dudy dalam keterangan tertulisnya yang dikutip, Senin (16/3/2026).

Adapun operasional penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai akan dihentikan sementara mulai Kamis, 19 Maret 2026, pukul 06.00 WITA hingga Jumat, 20 Maret 2026, pukul 06.00 WITA. 

Selama periode tersebut, seluruh aktivitas penerbangan, baik domestik maupun internasional, tidak beroperasi dan akan kembali berjalan normal setelah periode Nyepi berakhir.

Penghentian sementara operasional juga dilakukan di sejumlah pelabuhan penyeberangan yang ada di Bali. Pada lintasan Ketapang-Gilimanuk, layanan penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur, akan dihentikan mulai Rabu, 18 Maret 2026, pukul 17.00 WIB.

Sementara itu, layanan dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali, akan ditutup mulai Kamis, 19 Maret 2026 pukul 05.00 WITA dan akan kembali dibuka pada Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 WITA setelah pelaksanaan Nyepi selesai.

Selain itu, layanan pelayaran pada lintasan Padang Bai–Lembar juga akan menyesuaikan jadwal operasionalnya dengan menghentikan sementara aktivitas pelayaran selama pelaksanaan Nyepi dan kembali beroperasi setelah periode tersebut berakhir.

Pada transportasi darat, operasional terminal angkutan umum di Bali juga menyesuaikan. Terminal Tipe A Mengwi, salah satu simpul transportasi utama di Bali, membatasi layanan keberangkatan bus antarkota antarprovinsi hingga siang hari pada H-1 Nyepi. 

Kemudian, operasional terminal akan dihentikan selama Hari Raya Nyepi dan kembali berjalan normal setelah Nyepi berakhir.

Kendati demikian, Dudy meminta operator transportasi untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi, termasuk kelayakan armada serta kesiapan sumber daya manusia yang bertugas selama periode penyesuaian operasional.

“Kami meminta seluruh operator transportasi untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait di lapangan serta memastikan seluruh layanan transportasi yang beroperasi sebelum dan setelah Nyepi tetap memenuhi standar keselamatan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Dudy.


(Nadya Kurnia)

Topik Menarik