Saham Konglomerat DSSA-BUMI Cs Jadi Motor Penggerak IHSG Sepekan

Saham Konglomerat DSSA-BUMI Cs Jadi Motor Penggerak IHSG Sepekan

Ekonomi | idxchannel | Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:40
share

IDXChannel – Sejumlah saham berkapitalisasi besar milik konglomerat menjadi penggerak utama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang sepekan 9-13 Februari 2026.

Meski pada penutupan Jumat (13/2/2026) IHSG terkoreksi 0,64 persen ke level 8.212,27, secara mingguan indeks masih membukukan kenaikan 3,49 persen.

Kenaikan tersebut terjadi di tengah tekanan jual investor asing yang mencatatkan net sell Rp6,12 triliun di pasar reguler selama sepekan.

Tekanan asing tak lepas dari sentimen Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang sebelumnya menyoroti aspek transparansi dan tata kelola pasar modal Indonesia, yang sempat memicu koreksi tajam pada akhir Januari lalu.

Walau volatilitas mulai mereda dalam beberapa hari terakhir, pelaku pasar masih mencermati arah kebijakan serta respons regulator.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) milik Grup Sinar Mas menjadi kontributor terbesar penguatan IHSG pekan ini dengan sumbangan 31,68 poin. Saham DSSA naik 10,48 persen ke Rp 94.325 per unit dengan nilai MCFF Rp148,42 triliun.

MCFF atau Market Capitalization Free Float adalah nilai kapitalisasi pasar yang dihitung berdasarkan saham yang beredar bebas di publik (free float).

Artinya, yang dihitung hanya saham yang aktif diperdagangkan dan tidak dimiliki pemegang saham pengendali.

Di posisi berikutnya, emiten emas Grup Bakrie-Salim PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menyumbang 20,16 poin setelah melonjak 14,29 persen sepekan ke Rp1.080 per unit dengan MCFF Rp71,71 triliun.

Induk BRMS, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) juga masuk jajaran penggerak utama dengan kenaikan 29,2 persen ke Rp292 per unit dan kontribusi 17,13 poin terhadap IHSG.

PT Barito Pacific Tbk (BRPT) besutan Grup Barito menambah 11,76 poin setelah menguat 10,54 persen pekan ini. PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) naik 23,87 persen dan berkontribusi 10,93 poin.

Dari sektor energi dan tambang, PT Petrosea Tbk (PTRO) milik Grup Barito melesat 30,13 persen dengan kontribusi 10,74 poin.

Kemudian, dua saham Grup Bakrie lainnya, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menguat 37,67 persen dan menyumbang 10,57 poin, sedangkan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) naik 33,62 persen dengan kontribusi 9,81 poin.

Emiten tambang lainnya, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang terafiliasi Grup Merdeka, mencatat kenaikan 12,98 persen dan menyumbang 9,71 poin.

Tidak ketinggalan, emiten tambang Grup Salim PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menambah 9,10 poin meski penguatannya relatif tipis, yakni 4,14 persen, dengan MCFF Rp101,84 triliun.

Kenaikan saham-saham berkapitalisasi besar berbasis free float tersebut menjadi bantalan bagi IHSG di tengah arus keluar dana asing.

Pasar kini menanti stabilitas sentimen global dan kejelasan kebijakan domestik, termasuk pengumuman MSCI, untuk menjaga momentum indeks ke depan. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.

Topik Menarik