Harga Emas Naik Sepekan, Harapan Pemangkasan Suku Bunga Kembali Menguat

Harga Emas Naik Sepekan, Harapan Pemangkasan Suku Bunga Kembali Menguat

Ekonomi | idxchannel | Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:04
share

IDXChannel - Harga emas dunia melonjak lebih dari 2 persen pada Jumat (13/2/2026) dan mencatat kenaikan mingguan.

Kenaikan ini terjadi setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan kembali memunculkan harapan pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) tahun ini.

Sentimen tersebut menutup kekhawatiran akibat data ketenagakerjaan yang lebih kuat dari perkiraan pada awal pekan.

Emas spot ditutup naik 2,45 persen menjadi USD5.042,74 per troy ons pada Jumat, sehingga secara mingguan menguat 1,57 persen.

Sehari sebelumnya, logam mulia ini sempat merosot sekitar 3 persen dan menyentuh level terendah dalam hampir sepekan.

“Emas, dan terutama perak, menikmati reli pelepasan tekanan setelah data CPI Januari yang relatif ringan meredakan kekhawatiran yang dipicu laporan tenaga kerja kuat pada Rabu,” ujar trader logam independen, Tai Wong, dikutip Reuters.

Indeks Harga Konsumen (CPI) AS naik 0,2 persen pada Januari, lebih rendah dari ekspektasi ekonom sebesar 0,3 persen, setelah mencatat kenaikan 0,3 persen pada Desember yang tidak direvisi.

Pelaku pasar saat ini memperkirakan total pemangkasan suku bunga sebesar 63 basis poin tahun ini, dengan penurunan pertama diperkirakan pada Juli, berdasarkan data LSEG.

Emas yang tidak memberikan imbal hasil cenderung diuntungkan dalam lingkungan suku bunga rendah.

Di sisi lain, data Rabu menunjukkan Amerika Serikat menambah 130.000 lapangan kerja pada Januari, melampaui perkiraan analis sebanyak 70.000.

Permintaan emas di China tetap kuat menjelang Tahun Baru Imlek, sementara di India pasar berbalik menjadi diskon.

Analis ANZ menaikkan proyeksi harga emas kuartal II-2026 menjadi USD5.800 per ons dari sebelumnya USD5.400, dengan alasan daya tariknya sebagai aset lindung nilai. (Aldo Fernando)

Topik Menarik