Wall Street Ditutup Bertenaga, Dow Jones Tembus Level 50.000 untuk Kali Pertama
IDXChannel - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, berakhir di zona hijau pada penutupan perdagangan Jumat 6 Februari 2026 waktu setempat, setelah penurunan tajam di sektor teknologi selama sepekan imbas pasar khawatir tentang dampak gangguan AI dan risiko pengeluaran besar-besaran dari raksasa perusahaan teknologi.
Dilansir dari Yahoo Finance, Sabtu (7/2/2026), Dow Jones Industrial Average memimpin kenaikan dengan melonjak sekitar 2,5 persen atau lebih dari 1.200 poin hingga melampaui level 50.000 untuk pertama kalinya.
S&P 500 naik 2 persen dalam sesi terbaiknya sejak Mei 2025, dan Nasdaq Composite bertambah sekitar 2,1 persen, karena indeks pulih dari kerugian penutupan tajam pada Kamis dan tekanan penjualan selama sepekan.
Wall Street mengakhiri pekan dengan pemulihan, karena CEO dan analis perusahaan teknologi besar tak lagi khawatir tentang dampak alat AI baru pada teknologi lama. Dow Jones mengakhiri pekan dengan kenaikan 2,5 persen, tetapi indeks acuan S&P 500 dan Nasdaq menutup pekan dengan penurunan.
Beberapa nama besar di sektor teknologi memimpin kenaikan tersebut. Nvidia melonjak lebih dari 8 persen, sementara Broadcom dan Tesla mencatatkan kenaikan yang cukup besar.
Namun, beberapa sektor teknologi masih mengalami penurunan karena saham Amazon anjlok 7 persen. Dalam laporan pendapatannya, penyedia layanan cloud utama ini menguraikan rencana untuk peningkatan pengeluaran besar-besaran pada 2026 menjadi setidaknya USD200 miliar, meskipun perkiraan pendapatan operasionalnya meleset.
(Dhera Arizona)










