Saham DFAM Bergerak di Bidang Apa? Pengelola Hotel Dafam, Inilah Pemiliknya

Saham DFAM Bergerak di Bidang Apa? Pengelola Hotel Dafam, Inilah Pemiliknya

Ekonomi | idxchannel | Sabtu, 3 Januari 2026 - 14:00
share

IDXChannel—Saham DFAM bergerak di bidang apa? PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) tercatat sebagai emiten barang konsumen non-primer yang menjalankan kegiatan usaha di bidang pengembangan properti, pengelolaan gedung, dan perhotelan. 

Dafam Property Indonesia adalah perusahaan yang memiliki jaringan Hotel Dafam dan membangun sejumlah kompleks permukiman. Melansir laman resmi perseroan (3/1/2026), perusahaan ini mulai beroperasi pada 2010. 

Saat itu perseroan mengelola dan memiliki dua hotel, yakni Hotel Marlin Pekalongan dan Hotel Dafam Semarang. Satu tahun berikutnya, DFAM mendirikan anak usaha untuk mengelola bisnis hotelnya, yakni PT Dafam Hotel Management. 

Pada periode yang sama, perseroan mengakuisisi Hotel Grand Cilacap yang kemudian dibuka kembali dengan brand Dafam. Tahun-tahun berikutnya, perseroan melakukan akuisisi hotel lain untuk rebranding. 

DFAM juga mengoperasikan hotel-hotel lain di luar hotel milik perseroan juga sejumlah villa dan resort di Bali. Wilayah operasional hotel yang dikelola perseroan tersebar di Sulawesi, Jawa Timur, Bali, Jakarta, Jawa Barat, dan sebagainya. 

Selain mengelola hotel, perseroan juga mengelola gedung perkantoran dan mengembangan kawasan permukiman (landed house). Pemukiman yang dibangun DFAM berlokasi di Pekalongan, Semarang, dan Batang. 

Lalu siapa pemilik saham DFAM saat ini? Mengutip data Bursa Efek Indonesia, berikut ini adalah informasi kepemilikan di PT Dafam Property Indonesia Tbk. 

DFAM Bergerak di Bidang Apa? Informasi Kepemilikan Sahamnya

DFAM mencatatkan sahamnya secara perdana pada 2018 dengan melepas 400 juta saham di harga penawaran Rp115 per saham. Dari IPO ini perseroan mendapatkan dana sebanyak Rp46 miliar. 

Sesuai laporan bulanan registrasi pemegang efek yang dilaporkan ke Bursa Efek Indonesia, per 30 November 2025 pengendali saham DFAM adalah PT Dafam dengan dengan kepemilikan sebanyak 1,01 miliar saham, setara 53,4 persen dari total saham terdaftar. 

Pengendali kedua adalah Billy Dahlan dengan kepemilikan sebanyak 185,20 juta saham, setara 9,7 persen dari total saham terdaftar. Pemegang saham mayoritas berikutnya adalah Edy Selamat dan Reksa Dana Narada. 

Keduanya memiliki saham DFAM masing-masing sebanyak 127,6 juta dan 134 juta saham, atau setara dengan 6,7 persen dan 7,1 persen dari total saham terdaftar. Sedangkan masyarakat memiliki 437 juta saham, setara 23,1 persen dari total saham. 

Adapun penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham DFAM, atau pemilik perusahaan, adalah Ferdinandus Soleh Dahlan. Dia adalah komisaris utama yang saat ini menjabat di perseroan. 

Pada perdagangan Jumat 2 Januari 2026, DFAM ditutup di harga Rp115 per saham, naik 17,35 persen dari pembukaan dan masuk dalam jajaran saham top gainers pada pembukaan perdagangan 2026.

Sepanjang 2025, DFAM mencatatkan pertumbuhan harga 96 persen. Pada awal Januari tahun lalu, DFAM masih diperdagangkan di harga Rp50 per saham. Lalu ditutup pada harga Rp98 per saham di akhir tahun. 

Itulah informasi singkat tentang saham DFAM bergerak di bidang apa. 

(Nadya Kurnia)

Topik Menarik