Medvedev: Perang Antariksa Bisa Pecah saat Pemblokiran Jaringan Satelit Rassvet
Wakil Kepala Dewan Keamanan Rusia pada hari Minggu memperingatkan bahwa tindakan "memblokir" jaringan satelit baru Rusia, Rassvet, atas permintaan Ukraina sama saja dengan penghancuran jaringan tersebut dan dapat memicu "perang antariksa skala penuh."
Melalui Telegram, Dmitry Medvedev mengatakan bahwa "luar angkasa adalah tempat yang sangat padat; kita perlu saling menghormati."
"Saya harap pihak Amerika menyadari hal ini. Bagaimanapun juga, satelit Starlink mereka yang berada di orbit rendah bisa saja jatuh berhamburan layaknya hiasan dari pohon Natal yang sudah kering," ujar mantan presiden Rusia tersebut, dilansir Anadolu.
Pernyataan ini muncul setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan kepada The Financial Times pada hari Sabtu bahwa ia telah meminta Presiden AS Donald Trump untuk menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan-perusahaan Rusia dan Tiongkok yang terlibat dalam pengembangan pesaing jaringan satelit Starlink.Zelenskyy mengatakan bahwa China membantu Rusia mengembangkan teknologi tersebut dan bahwa Rassvet dapat mulai beroperasi pada "akhir tahun ini atau awal tahun depan."
"Kami tahu bahwa China sedang mengerjakan satelit, serta menjajaki kemungkinan membantu Rusia menciptakan sistem serupa Starlink," ujar Zelenskyy.
Dia memperingatkan bahwa kemampuan tersebut dapat meningkatkan presisi serangan udara Rusia di tengah eskalasi kampanye udara Moskow terhadap Ukraina, yang kini telah memasuki tahun kelima.






