Rusia Akan Tarik Sistem Rudal S-400 dari Turki, Ini Alasan Utamanya

Rusia Akan Tarik Sistem Rudal S-400 dari Turki, Ini Alasan Utamanya

Global | sindonews | Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:35
share

Kremlin menyatakan bahwa upaya sedang dilakukan untuk memindahkan pangkalan sistem pertahanan rudal buatanRusia dari Turki ke negara lain; sebuah langkah yang dapat membuka jalan bagi Ankara untuk kembali mengakses program jet tempur F-35 AS.

Turki membeli sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia pada tahun 2017, di tengah memburuknya hubungan antara Ankara dan Washington akibat perang di Suriah dan berbagai masalah lainnya.

Langkah tersebut menuai kritik dari anggota NATO lainnya dan menyebabkan Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap Turki berdasarkan undang-undang CAATSA (Melawan Musuh Amerika Melalui Sanksi), yang menghalangi Turki memperoleh jet F-35 buatan AS yang sebenarnya sudah mereka bayar.

Pada hari Sabtu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa Moskow dapat menyetujui pemindahan sistem pertahanan tersebut ke negara lain.

"Ada kemungkinan seperti itu jika negara tujuan pemindahan sistem S-400 ini merupakan negara yang bertanggung jawab dan menjalin hubungan bersahabat dengan Rusia," ujar Lavrov, sebagaimana dikutip oleh kantor berita negara TASS.

"Kami akan siap memindahkan S-400 ke negara semacam itu jika ada permintaan," ujarnya.

Saat dimintai tanggapan oleh AFP mengenai komentar tersebut, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada hari Rabu mengatakan bahwa langkah itu "masuk dalam agenda."

"Pekerjaan terkait sedang dilakukan dan komunikasi yang diperlukan pun sedang berlangsung," kata Peskov.

Turki telah lama berupaya menyelesaikan sengketa F-35 yang berkepanjangan dengan Washington, dan pemerintahan Trump juga telah menunjukkan kesediaan untuk mengakhiri masalah tersebut.

Pada KTT NATO di Ankara awal Juli lalu, Trump mengatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk mengizinkan Turki kembali bergabung dalam program tersebut.

Topik Menarik