Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Seorang wanita asal Texas, Amerika Serikat (AS), viral karena video tentang komentar anti-Islam yang dia lontarkan di sebuah toko kelontong. Lantaran menuai hujatan, dia menerima donasi dari kelompok penggalangan dana yang berempati kepadanya.
Video berdurasi 44 detik, yang muncul pada hari Minggu, menunjukkan seorang wanita dengan seragam medis biru berkonfrontasi dengan dua wanita lain yang tetap berada di luar kamera.
Baca Juga: Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Wanita itu, yang diidentifikasi oleh laporan media lokal sebagai terapis pijat Dasha Kilpatrick, mengatakan: “Islam adalah organisasi teroris, bukan agama. Saya sangat berpendidikan tentang subjek ini. Anda harus pergi. Anda tidak diterima di sini. Ini bukan negara Muslim. Ini adalah negara Kristen.”
"Anda harus pergi,” kata Kilpatrick, sementara wanita yang lain berkata, “Kami memiliki kewarganegaraan di sini.”Iran: Trump Terjebak dalam Rawa Perang
Pertengkaran itu dilaporkan direkam di dalam supermarket H-E-B di Conroe, Texas.Setelah Kilpatrick menghadapi kecaman daring, penggalangan dana diluncurkan di platform penggalangan dana GiveSendGo. Hingga Selasa (23/6/2026), dana yang terkumpul mencapai USD140.178 (lebih dari Rp2,5 miliar).
“Dasha telah sepenuhnya diungkap identitasnya, dipecat, dan dikucilkan karena berani berbicara jujur di negaranya sendiri. Dia sekarang menghadapi kehilangan pendapatan, ancaman, dan massa yang mengincar praktik holistiknya,” demikian pernyataan di halaman penggalangan dana tersebut.
Anggota Parlemen Negara Bagian Texas Suleman Lalani menggambarkan pernyataan Kilpatrick sebagai “mengganggu".
“'Virus kebencian' ini adalah penyakit menular yang harus kita hadapi dengan fakta, kebenaran, dan persatuan,” tulisnya di X, yang dikutip Russia Today.
Inner Light Holistic Healing, sebuah bisnis tempat Kilpatrick dilaporkan terdaftar sebagai karyawan, telah dibanjiri ulasan negatif.Anggota Kongres Partai Republik Nancy Mace menyatakan dukungan untuk Kilpatrick. “Saya mendukung Dasha, bagaimana dengan Anda?” tulis Mace di X.
Rencana Dewan Perdamaian Dituding Ubah Perlucutan Senjata Jadi Perebutan Tanah Gaza oleh Israel
Insiden anti-Muslim di AS telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir di tengah perdebatan tentang imigrasi, konflik di Timur Tengah, dan kekhawatiran tentang terorisme yang mengatasnamakan Islam.
Presiden AS Donald Trump, yang menandatangani perintah eksekutif yang membatasi masuk dari beberapa negara mayoritas Muslim selama masa jabatan pertamanya, baru-baru ini menuduh Partai Demokrat menutupi beberapa kasus penipuan tingkat tinggi di Minnesota yang melibatkan warga Somalia-Amerika.
Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) mengatakan pihaknya menerima 8.683 pengaduan diskriminasi dan fanatisme tahun lalu, jumlah tahunan tertinggi sejak organisasi tersebut mulai menerbitkan data tersebut pada tahun 1996.









