AS Serang Kapal dan Situs Rudal Iran Jelang Negosiasi, Bagaimana Respons Teheran?
Jet-jet tempur Amerika Serikat (AS) telah menyerang sejumlah kapal cepat militer milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan situs rudal Iran pada hari Senin. Namun tak ada respons signifikan dari militer Teheran.
Serangan terjadi ketika para negosiator AS dan Iran tiba di Qatar dengan harapan memajukan perundingan yang terhenti.
Baca Juga: Jet Tempur AS Serang Kapal dan Situs Rudal Iran, Ledakan Dahsyat Guncang Bandar Abbas
Menurut laporan SNN yang berbasis di Iran, serangan terhadap kapal-kapal Iran terjadi di selatan Pulau Larak, di bagian tersempit Selat Hormuz, yang masih berada di bawah blokade ganda AS-Iran. Setidaknya tiga pelaut Iran dilaporkan tewas.
Media tersebut juga melaporkan serangkaian ledakan di Bandar Abbas, tempat pangkalan Angkatan Laut Iran berada.Jurnalis Al Jazeera, Ali Hashem, mengutip seorang pejabat Iran yang mengatakan bahwa IRGC menargetkan sebuah kapal tak dikenal setelah jet tempur AS menyerang kapal-kapal IRGC. Sumber tersebut menambahkan bahwa suara tembakan terdengar di dekat Bandar Abbas.Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan dalam sebuah pernyataan, "Pasukan AS telah melakukan serangan pertahanan diri di Iran selatan hari ini untuk melindungi pasukan kami dari ancaman yang ditimbulkan oleh pasukan Iran.”
"Targetnya termasuk situs rudal dan kapal-kapal Iran yang mencoba memasang ranjau," lanjut CENTCOM.
Sebelumnya, militer AS memperingatkan bahwa mereka akan campur tangan sebagai respons terhadap serangan Iran terhadap kapal-kapal yang melintasi selat tersebut.
"Komando Pusat AS terus membela pasukan kami sambil menahan diri selama gencatan senjata yang sedang berlangsung," kata juru bicara CENTCOM, Kapten Angkatan Laut Tim Hawkins, seperti dilansir Reuters, Selasa (26/5/2026).
Siapa Cole Tomas Allen? Guru Berprestasi dan Pengembang Gim Video yang Berusaha Menembak Trump
Media pemerintah Iran melaporkan bahwa pejabat setempat di Bandar Abbas sedang menyelidiki setelah terdengar tiga ledakan. Menurut IRGC, suara ledakan terdengar di dekat bandara Bandar Abbas. "Sistem pertahanan udara Iran di Bandar Abbas telah diaktifkan untuk melawan target musuh," kata IRGC.Bandar Abbas di Iran selatan adalah lokasi pangkalan Angkatan Laut dan Angkatan Udara Iran yang penting dan terletak strategis di sepanjang Selat Hormuz.
Fars News Agency, mengutip saksi mata, melaporkan ledakan serupa juga terdengar di Teluk Persia dekat Sirik dan Jask.
Pihak Teheran secara resmi belum berkomentar atas serangan AS terbaru, dan masih belum jelas apakah agresi Amerika yang baru ini akan berdampak pada potensi perjanjian perdamaian antara kedua negara yang bertikai tersebut.
Namun, Mohammad Bagher Zolghadr, pemimpin garis keras Dewan Keamanan Nasional Tertinggi yang baru diangkat, mengatakan dalam pesan pertamanya kepada rakyat Iran bahwa “Iran tidak akan ada mundur” dalam perjuangan melawan Amerika Serikat dan Israel.
“Bidang militer, bidang diplomatik, dan rakyat yang turun ke jalan telah menunjukkan hal ini melalui perlawanan berani mereka dan membuat musuh bertekuk lutut,” katanya, yang dilansir Tasnim News Agency.










