Jet Tempur AS Serang Kapal dan Situs Rudal Iran, Ledakan Dahsyat Guncang Bandar Abbas

Jet Tempur AS Serang Kapal dan Situs Rudal Iran, Ledakan Dahsyat Guncang Bandar Abbas

Global | sindonews | Selasa, 26 Mei 2026 - 07:02
share

Jet-jet tempur Amerika Serikat (AS) telah menyerang sejumlah kapal cepat militer milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran pada hari Senin. Sementara itu, ledakan dahsyat terdengar di Bandar Abbas.

Serangan terjadi ketika para negosiator AS dan Iran tiba di Qatar dengan harapan memajukan perundingan yang terhenti.

Bacaa Juga: Intel AS: Mojtaba Khamenei Sembunyi di Tempat Paling Rahasia, Pejabat Iran Pun Tak Tahu

Menurut laporan SNN yang berbasis di Iran, serangan terhadap kapal-kapal Iran terjadi di selatan Pulau Larak, di bagian tersempit Selat Hormuz, yang masih berada di bawah blokade ganda AS-Iran. Setidaknya tiga pelaut Iran dilaporkan tewas.

Media tersebut juga melaporkan serangkaian ledakan di Bandar Abbas, tempat pangkalan Angkatan Laut Iran berada.

Jurnalis Al Jazeera, Ali Hashem, mengutip seorang pejabat Iran yang mengatakan bahwa IRGC menargetkan sebuah kapal tak dikenal setelah jet tempur AS menyerang kapal-kapal IRGC. Sumber tersebut menambahkan bahwa suara tembakan terdengar di dekat Bandar Abbas.Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan dalam sebuah pernyataan, "Pasukan AS telah melakukan serangan pertahanan diri di Iran selatan hari ini untuk melindungi pasukan kami dari ancaman yang ditimbulkan oleh pasukan Iran.”

"Targetnya termasuk situs rudal dan kapal-kapal Iran yang mencoba memasang ranjau," lanjut CENTCOM.

Sebelumnya, militer AS memperingatkan bahwa mereka akan campur tangan sebagai respons terhadap serangan Iran terhadap kapal-kapal yang melintasi selat tersebut.

"Komando Pusat AS terus membela pasukan kami sambil menahan diri selama gencatan senjata yang sedang berlangsung," kata juru bicara CENTCOM, Kapten Angkatan Laut Tim Hawkins, seperti dilansir Reuters, Selasa (26/5/2026).

Iran menutup jalur pelayaran vital tersebut untuk kapal-kapal dari negara-negara musuh sebagai respons terhadap serangan udara AS dan Israel yang diluncurkan pada 28 Februari. Bulan lalu, AS mengumumkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di sekitar Selat Hormuz.

Gencatan senjata rapuh yang dicapai antara AS dan Iran pada 8 April sebagian besar tetap bertahan, meskipun Presiden AS Donald Trump berulang kali mengancam akan melanjutkan kampanye pengeboman kecuali Iran menyetujui tuntutannya.

Topik Menarik