IRGC Rilis Rekaman Kapal yang Disita di Selat Hormuz, Peringatkan Pelanggaran adalah Garis Merah
Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) merilis rekaman video pada hari Rabu (22/4/2026) yang mendokumentasikan pencegatan dan penyitaan dua kapal di Selat Hormuz. Laporan itu diungkap kantor berita Tasnim.
Rekaman tersebut menunjukkan unit angkatan laut Iran melacak dan menghentikan kapal-kapal tersebut sebelum mengawalnya menuju perairan teritorial Iran. Langkah ini oleh IRGC digambarkan sebagai bagian dari "operasi keamanan maritim" di jalur air strategis tersebut.
Dalam pernyataan yang menyertainya, IRGC mengidentifikasi kapal-kapal tersebut sebagai MSC-FRANCESCA, yang digambarkan terkait dengan Israel, dan EPAMINODES.
Menurut Tasnim, kedua kapal tersebut beroperasi tanpa izin dan telah berulang kali melanggar protokol keselamatan navigasi, termasuk memanipulasi sistem navigasi dengan cara yang membahayakan lalu lintas maritim.
Pasukan Iran mencegat kapal-kapal tersebut saat mereka mencoba melewati selat dan memindahkannya ke garis pantai Iran untuk pemeriksaan kargo dan dokumentasi mereka.Tidak ada detail lebih lanjut yang segera diberikan mengenai awak kapal.
Peringatan Garis Merah
IRGC menekankan mengganggu ketertiban dan keamanan di Selat Hormuz merupakan “garis merah,” memperingatkan setiap pelanggaran peraturan maritim Iran akan ditindak dengan tegas dan secara hukum.Pernyataan tersebut menekankan semua pergerakan di jalur air tersebut berada di bawah pengawasan dan kendali penuh pasukan Iran.
Rilis rekaman tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz, di mana Iran telah memperketat kendali atas lalu lintas maritim menyusul perselisihan yang berkelanjutan dengan Amerika Serikat mengenai pembatasan angkatan laut dan keamanan regional.
Media Iran juga melaporkan kapal ketiga mungkin telah menjadi sasaran di area yang sama, meskipun detailnya masih terbatas.
Selat Hormuz tetap menjadi salah satu koridor pelayaran terpenting di dunia, yang menangani sebagian besar pasokan energi global.
Baca juga: Trump: Tak Ada Jangka Waktu untuk Akhiri Perang AS-Israel vs Iran!





