Iran Warning Kapal-kapal di Selat Hormuz: Awas Ranjau, Harus Ambil Rute Alternatif!

Iran Warning Kapal-kapal di Selat Hormuz: Awas Ranjau, Harus Ambil Rute Alternatif!

Global | sindonews | Kamis, 9 April 2026 - 11:29
share

Iran telah memperingatkan kapal-kapal di sekitar Selat Hormuz tentang bahaya ranjau laut di jalur perairan vital tersebut. Teheran pun mengumumkan rute alternatif pada hari Kamis (9/4/2026) sebagai jalur aman.

Teheran telah setuju untuk membuka kembali selat tersebut untuk sementara waktu, yang biasanya dilalui seperlima minyak dunia, sebagai bagian dari gencatan senjata selama dua minggu dengan Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Miliarder Ini Sebut Rusia dan China Pemenang Sebenarnya Perang AS-Israel vs Iran

“Semua kapal yang bermaksud melintasi Selat Hormuz dengan ini diberitahu bahwa untuk mematuhi prinsip-prinsip keselamatan maritim dan untuk terlindungi dari kemungkinan tabrakan dengan ranjau laut," bunyi peringatan yang dikeluarkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.

"Mereka harus mengambil rute alternatif untuk lalu lintas di Selat Hormuz,” lanjut peringatan tersebut, seperti dikutip dari AFP.

Peringatan IRGC juga disertai instruksi untuk rute masuk dan keluar alternatif melalui Selat Hormuz.Sekadar diketahui, Amerika Serikat dan Iran sepakat untuk gencatan senjata selama dua minggu pada Selasa malam Rabu dini hari, kurang dari satu jam sebelum tenggat waktu yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump untuk menghancurkan republik Islam tersebut jika tidak tunduk pada tuntutannya untuk kesepakatan pembukaan kembali Selat Hormuz.

Teheran secara efektif telah memblokir jalur pelayaran utama tersebut sejak awal Maret, menyebabkan harga energi global meroket.

Tak lama setelah kesepakatan gencatan senjata diumumkan pada Rabu WIB, Presiden AS Donald Trump menulis di Truth Social bahwa AS akan membantu peningkatan lalu lintas di Selat Hormuz.

"Akan ada banyak tindakan positif! Uang besar akan dihasilkan," tulis dia. "Iran dapat memulai proses rekonstruksi. Kita akan mengirimkan berbagai macam pasokan, dan hanya 'berada di sekitar' untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik. Saya yakin itu akan terjadi."

Trump tidak memberikan detail spesifik tentang bagaimana AS akan membantu di selat tersebut. Dia juga merayakan gencatan senjata tersebut. "Hari besar untuk Perdamaian Dunia! Iran menginginkannya terjadi, mereka sudah muak! Begitu pula semua orang!" imbuh Trump.

Sedangkan Iran mengeklaim kesepakatan gencatan senjata ini sebagai "kekalahan bersejarah dan telak" AS dan rezim Israel. Iran mengumumkan bahwa Washington terpaksa menerima proposal 10 poin Iran yang mencakup gencatan senjata permanen, pencabutan semua sanksi, dan penarikan pasukan tempur AS dari kawasan tersebut.

"Musuh telah menderita kekalahan yang tak terbantahkan dan sekarang melihat tidak ada jalan lain selain tunduk pada kehendak bangsa Iran yang agung dan Poros Perlawanan yang terhormat," kata Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dalam sebuah pernyataan.

Topik Menarik