6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Besar Melawan Iran

6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Besar Melawan Iran

Global | sindonews | Senin, 6 April 2026 - 12:15
share

Perang Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran telah pecah sejak 28 Februari dan belum ada tanda-tanda akan berakhir. Permusuhan ini sebenarnya mulai meruncing usai pembunuhan Mayor Jenderal Qasem Soleimani oleh serangan drone AS di Irak pada 2020, yang saat itu atas perintah Presiden Donald Trump.

Di balik tindakan keras Gedung Putih, muncul fakta menarik: sejumlah jenderal bintang empat AS justru memilih menahan diri dan memperingatkan risiko besar perang terbuka dengan Iran.

Baca Juga: Rudal Iran Tembus Iron Dome dan Gempur Gedung 7 Lantai Israel, 3 Orang Hilang

Sikap ini bukan tanpa alasan. Iran dinilai sebagai lawan yang jauh lebih kompleks dibanding Irak atau Afghanistan, dengan potensi konflik regional yang luas.

Daftar 6 Jenderal AS yang Peringatkan Trump soal Risiko Perang Lawan Iran

1. Mark Alexander Milley

•Pangkat: Jenderal Bintang 4 Angkatan Darat AS (Purnawirawan)•Jabatan: Ketua Kepala Staf Gabungan (2019–2023)

Sebagai perwira tertinggi militer AS, Milley memainkan peran krusial dalam menyeimbangkan tekanan politik dan kalkulasi militer.Peringatan yang disampaikan:•Konflik dengan Iran berpotensi memicu perang regional skala besar•AS harus fokus pada deterrence (penangkalan), bukan invasi

Milley dikenal sebagai sosok yang mengedepankan pendekatan profesional militer, yakni menghindari perang yang tidak memiliki tujuan strategis jelas.

2. James Norman Mattis

•Pangkat: Jenderal Bintang 4 Korps Marinir AS (Purnawirawan)•Jabatan: Menteri Pertahanan AS (2017–2019)

Mattis dijuluki "Mad Dog" (Anjing Gila) karena reputasinya sebagai jenderal Marinir AS yang sangat agresif, tak kenal takut, dan memiliki strategi pertempuran yang intens di lapangan. Julukan ini juga mencerminkan energi, dedikasi tinggi terhadap prajurit, dan gaya kepemimpinannya yang keras, terutama menonjol setelah Pertempuran Fallujah di Irak pada 2004.

Peringatan yang disampaikan:•Dia menolak perang langsung melawan Iran•Dia memperingatkan konflik terbuka dengan Iran akan berujung perang panjang dan mahal

Sebaliknya, Mattis menganjurkan tiga strategi: tekanan militer terbatas, penguatan aliansi regional, dandiplomasi strategis.Mattis kerap dianggap sebagai “rem” dalam kebijakan agresif Trump di awal masa jabatan pertama.

3. Kenneth Franklin McKenzie Jr

•Pangkat: Jenderal Bintang 4 Korps Marinir AS (Purnawirawan)•Jabatan: Komandan CENTCOM (2019–2022)

Sebagai komandan wilayah paling panas (Timur Tengah), McKenzie memiliki gambaran langsung kekuatan Iran.

Peringatan yang disampaikan:•Iran memiliki kemampuan balasan nyata, bukan sekadar ancaman•Jaringan proksi Iran (di Irak, Suriah, Lebanon, Yaman) bisa membuka banyak front perang

McKenzie menekankan bahwa konflik dengan Iran tidak akan terbatas pada satu negara, melainkan bisa menyebar ke seluruh kawasan Timur Tengah.

4. Joseph Votel

•Pangkat: Jenderal Bintang 4 Angkatan Darat AS (Purnawirawan)•Jabatan: Komandan CENTCOM (2016–2019)Joseph Votel adalah salah satu perwira yang paling berpengalaman menghadapi dinamika Timur Tengah.

Peringatan yang disampaikan:•Iran adalah aktor regional yang kompleks•Stabilitas kawasan harus menjadi prioritas

Dia tidak melihat perang melawan Iran sebagai solusi utama, melainkan sebagai opsi terakhir yang penuh risiko.

5. Paul Joseph Selva

•Pangkat: Jenderal Bintang 4 Angkatan Udara AS (Purnawirawan)•Jabatan: Wakil Ketua Kepala Staf Gabungan (2015–2019)

Selva dikenal sebagai perencana strategis yang sangat berhati-hati.

Peringatan yang disampaikan:•Biaya perang yang sangat besar•Dampak jangka panjang terhadap militer AS•Potensi gangguan ekonomi global, terutama sektor energiBaginya, perang melawan Iran bukan hanya soal militer, tetapi juga soal stabilitas global.

6. John Daniel Caine

•Pangkat: Jenderal Bintang 3 Angkatan Udara AS (Purnawirawan), tapi diaktifkan lagi dan dipromosikan jadi Jenderal Bintang 4•Jabatan: Ketua Kepala Staf Gabungan (11 April 2025-sekarang)

Nama Daniel Caine mencuat dalam laporan media AS yang menyebut adanya peringatan internal terhadap rencana perang Iran.

Peringatan yang disampaikan, menurut laporan media:•Ada risiko besar jika perang melawan Iran•Perang melawan Iran menjadi langkah berbahaya

Namun, Presiden Trump langsung membantah laporan media itu dan menyebutnya tidak benar. Meski demikian, kemunculan isu ini memperkuat dugaan adanya perdebatan serius di internal militer AS.

Topik Menarik