Liga Arab Gelar Pertemuan Darurat, Akankah Melawan Iran?

Liga Arab Gelar Pertemuan Darurat, Akankah Melawan Iran?

Global | sindonews | Minggu, 8 Maret 2026 - 03:30
share

Para menteri luar negeri Liga Arab akan mengadakan pertemuan darurat pada hari Minggu untuk membahas serangan Iran terhadap beberapa anggota kelompok tersebut.

"Pertemuan tersebut, yang akan diadakan melalui konferensi video, diminta oleh Kuwait, Arab Saudi, Qatar, Oman, Yordania, dan Mesir," kata Hossam Zaki, asisten sekretaris jenderal Liga Arab kepada AFP.

Pasukan AS dan Israel melancarkan kampanye udara besar-besaran terhadap Iran pada 28 Februari. Iran telah membalas dengan serangan terhadap Israel dan negara-negara Teluk.

Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit sebelumnya mengutuk serangan Iran, mengatakan bahwa serangan tersebut "sangat tercela" dan "bukan hanya pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan Piagam PBB, tetapi juga serangan terhadap prinsip-prinsip bertetangga baik."

Ia menambahkan bahwa serangan tersebut "menciptakan keadaan permusuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya antara Iran dan negara-negara tetangga Arabnya.""Ini adalah kesalahan strategis Iran yang serius, yang saya harap akan mereka perbaiki dengan segera menghentikan serangan-serangan ini."

Sebelumnya, juru bicara resmi Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengatakan bahwa Kerajaan telah mencegat dan menghancurkan sebuah drone di timur laut Riyadh.

Pencegatan terbaru ini terjadi beberapa jam setelah kementerian pertahanan mengatakan telah mencegat tiga drone di sebelah timur ibu kota.

“Tiga drone dicegat dan dihancurkan di sebelah timur Riyadh,” kata Kantor Berita Saudi (SPA) tentang serangan yang digagalkan terhadap X.

Kementerian pertahanan Saudi juga mengumumkan sebelumnya bahwa empat rudal Iran dan satu drone yang diluncurkan ke arah provinsi al-Kharj telah dihancurkan.

Menurut SPA, pertahanan Saudi telah menunjukkan efisiensi yang luar biasa dalam menangkal ancaman yang ditimbulkan oleh peningkatan serangan Iran saat mereka mempertahankan kedaulatan dan keamanan Kerajaan, dan terus melindungi situs-situs suci, infrastruktur, dan sumber daya Arab Saudi.

Topik Menarik