3 Alasan Pakistan Kirim Pasukan dan Jet Tempurnya ke Arab Saudi, Salah Satunya Dapat Kompensasi Rp85 Triliun

3 Alasan Pakistan Kirim Pasukan dan Jet Tempurnya ke Arab Saudi, Salah Satunya Dapat Kompensasi Rp85 Triliun

Global | sindonews | Selasa, 14 April 2026 - 03:30
share

Pakistan mengirim pasukan dan jet tempur ke Arab Saudi untuk meningkatkan keamanan. Itu sebagai upaya untuk memperkuat pertahanan Saudi sebagai antisipasi jika konflik dengan Iran kembali memanas.

3 Alasan Pakistan Kirim Pasukan dan Jet Tempurnya ke Arab Saudi, Salah Satunya Dapat Kompensasi Rp85 Triliun

1. Mendukung Stabilitas Keamanan

"Personel militer dan jet tempur Pakistan tiba di Pangkalan Udara King Abdulaziz pada hari Sabtu," kata Kementerian Pertahanan Saudi dalam sebuah pernyataan, dilansir RT.

"Pengerahan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi militer, meningkatkan kesiapan operasional, dan mendukung keamanan dan stabilitas di tingkat regional dan internasional," tambah kementerian tersebut.

2. Realisasi Pakta Pertahanan

Langkah ini merupakan bagian dari perjanjian kerja sama pertahanan yang ditandatangani antara kedua negara pada September lalu.

Sesuai dengan pakta antara kedua negara, setiap serangan terhadap satu negara akan dianggap sebagai serangan terhadap negara lain.

Pesawat-pesawat itu dikirim setelah serangan Iran menghantam infrastruktur energi dan menewaskan seorang warga negara Saudi, menurut laporan Reuters.Iran menyambut baik perjanjian pertahanan antara Arab Saudi dan Pakistan tahun lalu.

Pakistan mengutuk serangan rudal dan drone Iran terhadap fasilitas energi Arab Saudi pekan lalu dan menggambarkan serangan tersebut sebagai "eskalasi berbahaya" yang merusak perdamaian dan stabilitas regional.

3. Mendapatkan Kompensasi Rp85 Triliun

Islamabad diperkirakan akan menerima sekitar USD5 miliar atau sekitar Rp85 triliun sebagai bantuan keuangan dari Riyadh dan Doha menjelang komitmen pembayaran utang besar.

Pakistan sedang bersiap untuk melunasi pembayaran sebesar USD3,5 miliar kepada Uni Emirat Arab pada 23 April.

Islamabad telah meminta bantuan dari Riyadh, termasuk perluasan deposito tunai yang ada dan perpanjangan fasilitas pembiayaan minyak yang akan berakhir akhir bulan ini, menurut laporan.

Topik Menarik