3 Jet Tempur AS Ditembak Sistem Rudal Kuwait, Siapa yang Salah?
Tiga jet tempur AS jatuh di Kuwait pada hari Senin karena "insiden tembakan salah sasaran. Siapa yang salah?
Pertahanan udara Kuwait secara tidak sengaja menembak jatuh jet tempur F-15E Strike Eagle pada Minggu malam waktu setempat. Keenam awak berhasil melontarkan diri dengan selamat, kata Komando Pusat AS.
Penyebab insiden tersebut sedang diselidiki, menurut CENTCOM. Jet-jet tersebut terbang untuk mendukung operasi militer melawan Iran, yang disebut Operasi Epic Fury.
Kementerian Pertahanan Kuwait mengatakan pada Senin dini hari bahwa "beberapa" jet tempur AS jatuh, tetapi tidak menyebutkan secara pasti berapa banyak atau apa penyebabnya. Setiap jet tempur tersebut berharga puluhan juta dolar.
Pernyataan ini muncul setelah video yang dilacak lokasinya oleh CNN menunjukkan sebuah jet tempur jatuh di Kuwait dan seorang pilot terjun payung ke tanah.CNN telah menghubungi Gedung Putih untuk meminta komentar.
“Selama pertempuran aktif—yang termasuk serangan dari pesawat Iran, rudal balistik, dan drone—jet tempur Angkatan Udara AS secara keliru ditembak jatuh oleh pertahanan udara Kuwait,” kata pernyataan CENTCOM.
“Keenam awak pesawat berhasil melontarkan diri dengan selamat, telah dievakuasi dengan selamat, dan dalam kondisi stabil. Kuwait telah mengakui insiden ini, dan kami berterima kasih atas upaya pasukan pertahanan Kuwait dan dukungan mereka dalam operasi yang sedang berlangsung ini.”
“Pihak berwenang terkait segera memulai operasi pencarian dan penyelamatan,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Kuwait, Kolonel Said Al-Atwan, dalam pernyataan tersebut.“Para awak pesawat dievakuasi dari lokasi kecelakaan dan dipindahkan ke rumah sakit untuk menilai kondisi mereka dan memberikan perawatan medis yang diperlukan,” katanya.
Para awak pesawat berada dalam kondisi “stabil,” tambah kementerian tersebut.
Al-Atwan mengatakan Kuwait berada dalam “koordinasi langsung” dengan otoritas AS.
Sebuah video yang dilacak lokasinya oleh CNN menunjukkan sebuah jet tempur jatuh di atas Kuwait dekat pangkalan udara AS. Video tersebut menunjukkan sebuah jet terbakar dan jatuh berputar-putar dari langit, dan menunjukkan bahwa jet tersebut jatuh dalam jarak 10 kilometer (6,2 mil) dari pangkalan AS Ali Al Salem di Kuwait.
Video lain yang dilacak lokasinya oleh CNN tampaknya menunjukkan seorang pilot jet tempur di darat di Kuwait setelah melontarkan diri dari pesawat.Dalam salah satu video, seorang pria dengan pakaian penerbangan lengkap dan helm terlihat berlutut di tanah di samping parasut berwarna oranye dan putih serta tali parasut di daerah gurun dekat pagar.
CNN telah melacak lokasi video tersebut sekitar 30 kilometer (18,5 mil) dari pangkalan Ali Al Salem.
Dalam video lain, pilot terlihat berdiri sementara para saksi mata menyaksikan, dengan asap hitam tebal mengepul di kejauhan.
Kecelakaan ini terjadi selama pemboman besar-besaran terhadap negara-negara Teluk sebagai bagian dari perang yang meluas dengan Iran. Hal ini juga terjadi ketika asap terlihat di area sekitar Kedutaan Besar AS di Kuwait.
Kecelakaan jet tempur AS di luar negeri seringkali memicu penyelidikan.Pada tahun 2024, sebuah kapal AS "secara keliru menembak" sebuah F/A-18 yang beroperasi dari USS Harry S. Truman di Laut Merah. Insiden tersebut diselidiki, dan kedua pilot Angkatan Laut berhasil melontarkan diri dengan selamat.
Militer AS memiliki sejumlah besar aset militer di wilayah tersebut, yang dikerahkan dalam beberapa minggu menjelang operasi militer gabungan AS-Israel yang dimulai Sabtu pagi waktu setempat. Daftar yang dikeluarkan oleh CENTCOM pada hari Minggu menunjukkan aset yang digunakan sejauh ini termasuk F-18, F-16, F-22, F-35, pesawat serang A-10, drone MQ-9 Reaper, pesawat pengisian bahan bakar, sistem anti-drone, kapal induk Angkatan Laut, dan kapal perusak rudal berpemandu.
Lebih dari 1.000 target telah dihantam, kata rilis CENTCOM pada hari Minggu, menambahkan bahwa militer berfokus pada target militer seperti pusat komando dan kendali, kapal dan kapal selam Angkatan Laut Iran, markas besar Korps Garda Revolusi Islam, dan banyak lagi.










